Hujan di Bulan Desember

Mungkin karena ini bukan pertama kalinya, aku menjadi bebal pada berita kurang baik yang disampaikan dokter. Mungkin bisa jadi karena ini juga bukan hal terburuk yang pernah kualami, hingga tidak cukup membuatku cemas atau khawatir. Iya kupikir itu yang terjadi.

Tapi, hujan di Desember hari ini seolah mengingatkanku bahwa seharusnya aku boleh merasa cemas, takut atau bersedih. Tidak apa-apa, itu bukan lebay, itu sewajarnya. Bersikap baik-baik saja itu konyol sementara ada sesuatu yang seharusnya tidak tumbuh disana. Sementara label survivor masih saja dilabelkan pada medical recordku, post ca. Seseorang yang pernah berkenalan dengan CA tidak boleh ada sesuatu lagi yang tumbuh tidak pada tempatnya, karena jika itu terjadi dan kecolongan, maka selesai sudah. Jangan biarkan dia bangun kembali, karena jika itu terjadi aku takut tidak sanggup menanggungnya lagi.

” Jangan khawatir, ini jinak. Tapi karena dirimu pernah punya history CA, kita follow up terus yaa… kita lihat apakah harus diangkat atau tidak dalam beberapa bulan kedepan “

Hujan di Bulan Desember kali ini, terasa berbeda… aku takut harus bertemu badai dan petir lagi seperti dulu.

#Desemberbepatience

Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: