Endoskopiku untuk yang kesekian kali…today

Akhirnya hari ini aku harus menjalani endoskopi,hufh….terakhir sekitar satu tahun yg lalu,masih jelas rasanya dan prosesnya.Kini aku harus menjalaninya lagi…aku anggap ini salah satu perjuanganku untuk tetap hidup. Seseorang yang pernah di vonis kanker ganas tentu saja harus menyiapkan diri untuk melewati proses2 yang tidak nyaman dalam pengobatan maupun pemeriksaan medis.

Aku tidak boleh mengeluh sedikitpun…endoskopi ini tidak ada apa2nya dibanding saat harus melewati perjuangan dulu saat kanker itu bersarang di tubuhku.
Apa salahnya melakukan pemeriksaan ini,karena dgn rajin memeriksakan diri itu sangat membantu kita untuk tetap bertahan.
Kanker adalah sel-sel ganas di dalam tubuh yg tentu saja bisa tumbuh kapanpun dimana pun,seseorang yg memiliki faktor genetik pun harus sadari terhadap kanker apalagi seseorang yg pernah di vonis kanker itu sendiri.
Aku sangat bersyukur bisa melewati itu,aku bersyukur masih bisa bertahan dan masih bisa menikmati hidupku ini…tidak sedikit yang terlambat untuk diselamatkan.
Tidak sedikit yang terdeteksi dalam kondisi yang sudah tidak bisa diobati lagi…setidaknya aku masih diberikan harapan untuk tetap berjuang untuk sembuh,untuk terbebas dari kanker selamanya….

Cinta…itu yang membuatku bertahan,cinta Allah kepadaku yang masih memberiku kesembuhan…doa dari cinta kedua orang tuaku yang terus dan terus mendoakan kesembuhanku,dan cinta keluargaku yg tanpa lelah merawat dan mensuport aku.

Kanker bukan penyakit yang mudah….tapi akan selalu ada harapan bila kita terus berharap !
Lawanlah seperti engkau melawan musuh yang akan menyerang pertahananmu,berjuang jangan menyerah….andaipun akhirnya kita kalah melawan penyakit ini,setidaknya kita kalah setelah berjuang….serahkan semua pada Allah,karena Dia yang menentukan segalanya.
Takut,sedih,terpukul,duniamu hancur,sakit….itu yang akan kau rasakan tapi ingatlah selalu ada Dia tempat kita bekeluh…setelah kesedihan dan kesakitan yakinlah akan selalu ada hikmah disana.Sandarkan rasa takutmu dan rasa sakitmu hanya pada Allah……
Berikan kepercayaan pada dokter,pada semua yang merawatmu,setelah itu serahkan semuanya pada Sang Pemilik kehidupan.

Advertisements

Prepare to Endoskopi

Dua hari menjelang endoskopi,sedikitpun seharusnya aku tidak perlu takut.
Ini bukan yang pertama untukku,sudah beberapa kali…tapi tetap saja aku merasa sedikit takut.
Bukan prosesnya yang aku takutkan…tapi hasilnya,aku takut…selalu takut !
Endoskopi adalah pemeriksaan tubuh bagian dalam dengan alat yang dimasukan ke dalam tubuh kita.Endoskopi terbagi dua macam,jika memeriksa bagian dalam tubuh bagian atas seperti lambung dinamakan gastroskopi.prosesnya memasukan selang ke dalam lambung lewat mulut.
sedangkan endoskopi yang akan dan beberapa kali aku lakukan adalah melihat usus besar jadi di namakan kolonoskopi.

Kolonoskopi memerlukan dua hari persiapan,hari pertama aku cuma diperbolehkan makan bubur kecap atau roti tawar tanpa apapun dan minum air putih atau teh.
jam 06:00 sore minum garam inggris yang pertama ( gunanya garam inggris untuk menguras isi perut kita supaya benar2 bersih jadi kamera bisa melihat usus kita dengan jelas )
jam 22:00 malam berhenti makan sama sekali
jam 08:00 pagi minum garam inggris yang ke dua
jam 11:00 siang garam inggris yang ke tiga
jam 01:00 siang dulcolax sup
sedangkan tindakan nya jam 3 sore,selama itu kita tidak boleh makan apapun tapi kita akan sibuk bolak-balik ke kamar mandi. sampai benar2 gak ada yang bisa kita keluarkan alias benar2 bersih…

Terbayangkan gimana tidak nyamannya proses persiapannya,belum lagi garam inggris yang luar biasa pahit.
Proses kolonoskopi sangat tidak nyaman,prosesnya tidak bisa ditentukan berapa lama karena ada yg cuma 10 menit tapi ada juga yg sampai dua jam.
Alat seperti selang air diujungnya terdapat kamera untuk melihat isi perut kita dan kita bisa melihat lewat monitor. alat masuk lewat anus,sedangkan kendali di tangan dokter berupa remote yang akan mengatur selang yang masuk ke dalam tubuh kita.
Si pasien sendiri tentu saja bisa melihat langsung ke monitor,itu yang terkadang membuatku ngeri….apa yang ada di sana ? masih adakah penyakit mengerikan itu ?

Aku hanya berharap Allah memberikan kekuatan seperti yang slama ini Dia berikan padaku,di saat – saat sulitku dulu,saat aku berjuang dan bertahan melawan kanker usus yang terkenal dengan keganasannya.
Aku yakin aku bisa bertahan…!
aku yakin semuanya bisa aku lewati…hidup adalah perjuangan !
aku akan berjuang untuk tetap bisa melihat kedua cahaya mataku,agar tetap melihat mereka hingga kelak mereka dewasa,amien.

I cant sleep…tonight !!!

Mataku tak jua mau terpejam,
tak ada rasa kantuk tak jua ingin tidur.
Tak ada yang kupikirkan,tak ada yg membuatku gelisah…
hanya saja lelah tubuhku tapi mataku enggan terlelap.
teringat bunda yang jauh disana…terkenang saat bahagia sebelum takdir mengubah keadaan.
Hanya rindu….rindu belaian sayang mama,rindu saat -saat itu…
rindukah aku pada sejuta kenangan yang tersimpan dalam memoryku.
Sialnya aku…otakku sulit melepas apa yang terlanjur tersimpan dan terekam !
Tak ingin kembali tapi,…ada sejuta senyum dan tawa disana
ada seribu kisah dan cerita tertulis dalam lembar memoryku,
ada rindu mengusik malamku kini,
bolehkah menoleh ke dalam garbaku sekedar mengenang ?
jika saja waktu mengembalikan semua kan ku perbaiki semua salahku dan ku untai ulang kisah indahku.Agar menjadi pelangi bagi mama….
menjadi terang bagi semua….
menjadi kenangan bagiku !

Hanya kenangan yang tak bisa terenggut meskipun oleh maut,
mengenang kisah lama bukan berarti ingin kembali ke masa silam,
mengenang cinta…bukan berarti kembali mencintai…
rindu bukan berarti kurasakan syahdu,
kusibak malam ini dengan temaram rindu,kukikis mimpi sepi dengan bintang nan rupawan
mengenang bunda….merindunya,berharap memimpikannya….

i can’t sleep,…cause I miss my Mom…

Mama Ku

Menatap raut wajah teduhmu dalam bingkai emas ini,
aku rindu…
sungguh aku rindu.
Tatap matamu yang selalu mampu menenangkan kegelisahanku
kata-kata tulusmu menenangkan jiwaku
mengajarkan kebaikan dan kesabaran
yang tak pernah lelah mengajarkan aku tentang kehidupan.
Mengingatkan tentang sabar,
dan engkaulah bukti nyata dari keikhlasan dan kesabaran

Mamaku,…
adakah yang pernah kulakukan membuatmu bangga ?
tersenyumkah engkau saat mengingatku ?
Takkan pernah habis rasa cintamu,
hingga kini…hingga dewasaku bagimu aku tetap gadis kecilmu yang dulu
yang masih terus dan terus membuatmu khawatir
yang masih terus kau ingatkan tentang banyak hal,
Sungguh…cintamu membuat segalanya menjadi indah
Doamu membuat hidupku menjadi mudah

Tak pernah kusesali jalan yang kau pilihkan untukku
Bukti kasih sayangmu padaku yang takkan pernah habis,
jua bukti cintaku padamu
Semoga masih banyak waktu untukku,
membuatmu bahagia,
membuatmu bangga

Mamaku…
satu nasihat indahmu yang sampai saat ini kuingat
“cinta dan benci mengisi suatu waktu,sedangkan waktu itu terus berlalu,karenanya cinta dan bencipun dapat berlalu
Gantungkanlah cintamu hanya pada Allah semata anakku sayang…”
Nasihat indahmu saat mengantarku ke gerbang ini…
Terima kasih bunda,…
sesungguhnya jika manusia memiliki cinta suci,cinta seorang ibulah hakikatnya.

* Saat merindukan Mama….

Usai

Waktuku tlah usai….

Usai untuk terbang
Usai untuk berlari
Usai untuk bermain
Usai untuk melakukan apa yg kusuka tanpa memperdulikan org lain
Usai untuk bebas
Usai untuk bercerita lepas
Usai untuk tertawa terbahak,
Usai untuk berontak layaknya kanak-kanak
Usai untuk memakai apa pun yang aku mau
Usai untuk bersikap semauku
Waktuku tlah berlalu
Tapi aku takkan usai untuk bermimpi
Tak kan usai waktuku untuk menulis,
mimpi adalah harapan…
dan menulis adalah caraku menjadi diriku sendiri…