FlaT agaiN

Selamat pagi,….

Akhir-akhir ini aku kehilangan semangat dan mood ku untuk menulis,aku bahkan terkadang harus memaksakan diri hanya untuk mencoba tetap posting di blogku.
Alasannya ? bohong kalo aku bilang aku sibuk bukan?

Seperti pagi ini,aku mulai berpikir untuk menutup blog kesayanganku ini untuk selamanya atau dinonaktifkan atau bahkan dihapuskan.

Aku mulai menulis di blog ini sekitar akhir tahun 2008,karena kesukaan ku menulis diary dan lahirlah blog ini yang awalnya blog yang berisi curhatan pribadiku menjadi blog puisi atau entah blogku ini masuk kriteria blog apa.Yang pasti blog personal….
Blog ini seperti sahabatku,tempat aku mengeluarkan apa yang aku rasakan,meski sekedar imajinasi atau kadang curhat pribadi. Pernah juga beberapa kali blogku ini bermasalah ,gak bisa posting,dan lain-lain kendalanya.Aku bahkan pernah sedih banget karena blogku ini gak bisa log in,…gak terbayang sayangnya aku dengan blog ini. Aku bahkan enggan membuat blog lain,karena saking sayangnya pada blog sederhana ini.

Lalu tiba-tiba ada keinginan untuk menghapus blog ini,…..entahlah sahabat !
aku merasa aku benar-benar gak tahu apa yang harus aku lakukan,…..FlaT !
Suasana hati mungkin ? mungkin aku kini ada di titik dimana aku merasa gak tahu apa yang harus aku lakukan,aku dititik dimana alangkah sulitnya meski untuk tersenyum dan merasa lega,aku merasa alangkah sulitnya menjadi diri sendiri,merasa buruk dan tidak berarti.

Dulu menulis menjadi refresingku yg terhebat,…kini………
Seperti tulisanku pagi ini,maaf membuat siapapun yang membacanya menjadi tidak nyaman.
Pagi adalah awal yang baru,semangat dan ungkapkan kesyukuran kita pada Yang Kuasa,aku malah berkeluh dan berkeluh.
Sampai saat suasana hatiku sedih pun aku masih membutuhkan blog ini ternyata untuk mengeluarkan uneg-unegku ini.

Aku tahu,..kehidupan mengalami pasang dan surut,suka dan duka,….aku yakin aku bukanlah orang yg mudah menyerah,tapi merasa lelah juga sangat manusiawi.

* how could I have your happy if I do not feel happy ……

" Dialog DuA HaTi "



Sang lelaki :

Kekuatan apa ini ?
yang sekali waktu menguatkan dan mencerahkan hatiku,
meski terkadang menghadirkan perih dan meruntuhkan pertahananku.
Akhh,..kutemukan dia dalam kelelahan jiwanya.
Ketika mata bertemu pandang,aku tahu….
dia tlah menyerah pada kelelahan.
Hatinya tlah menyerah pada kesunyian.

siapakah kau,..?
wanita bertudung kesunyian,atau kah bertudung kegelapan.
aku terus bertanya,…tak kutemukan jawab sampai kutemukan dia dalam rengkuhanku.
cinta….

Sang wanita :

Aku takut suatu hari kelak,seorang tiran menguasaiku.
membawaku pada lorong-lorong gelap,
menjatuhkanku pada kegelapan tak berdasar.
pada cinta yang mengikatku hingga ku tak mampu meski hanya untuk bernafas.

Hingga pada suatu hari kau mengunjungi gubuk jiwaku,
mengulurkan jemarimu,dan menemukan aku.
Kini di setiap pagi hingga senja menjelang,bahkan ketika penguasa siang menghilang.
dari balik jendela,….
diantara hiruk pikuk dan riuh rendah manusia berlalu lalang,
coba kau dengar dengan hatimu….
diantara udara dan cahaya yang ku singkap,ada kau….
mengisi setiap sudut hati hingga ke penjurunya.

* Aku :

Akkhhh,….aku hanya penonton saja….!
ketika dua manusia berdialog menggunakan hatinya,siapakah yg mampu memahami ?
kecuali hati mereka berdua….. ^_*

Bercengkrama dengan senja

Ketika “ Senja” mulai menampakan dirinya di ufuk barat,tlah kusiapkan hatiku….

Aku ingin menyapanya sore ini dan memohon sesuatu padanya!…

Ketika Jingganya mulai menyentuh hatiku,

kubertanya padanya, tak adakah warna lain selain Jinggamu?…

Aku inginkan sesuatu yg lebih dari sekedar warna Jingga!

Bisakah kau berikan kepadaku wahai “ Senja”?…

“ Senja” hanya terdiam ….

Dalam hatinya ia hanya berucap “Apakah ada warna yg lebih indah selain Jinggaku?…”

Lalu aku bertanya lagi,

tak bisakah kau hadir sepanjang hariku wahai “ Senja”?…

Belum puas rasanya aku menikmati Senjamu,

mengapa malam begitu bergegas menjemputmu?…

Senja kembali tertegun dengan pertanyaanku.

Mungkin di hatinya ia kembali berujar, “Apakah bisa kau nikmati Aku sepanjang harimu?…“

Belum sempat “ Senja” menjawab, kembali ku bertanya…

Bisakah aku menjadi “Langit” tempat peraduan Lembayungmu, meskipun hanya sesaat??…..

Senja enggan menjawab,

Ia hanya bergumam dalam hati, “Apakah bisa kau melihat seluruh isi dunia, laksana Langitku?”…

Mengapa kau hanya terdiam , wahai “ Senja”?….

Jawablah semua pertanyaaan-pertanyaanku!.

Senja hanya tersenyum sambil menatapku dengan penuh keheranan, kemudian berkata,

“Sebelum aku jawab semua pertanyaanmu, bolehkah aku bertanya ? “

“Apakah itu, wahai Senja?”…

Bisakah kau melihat warna jinggaku tanpa menggunakan kedua matamu?….

Apakah mungkin kau hidup tanpa kehadiran dan hangatnya “Sang Mentari” didunia ini ?…

Mampukah kau berjalan mengelilingi dunia bagaikan “Langit”, peraduan lembayungku?….

Aku tertegun tak bisa menjawab semua pertanyaan “ Senja”……

“ Senja” berbisik…, nikmatilah aku yang hanya sesaat ini..

Jadikanlah waktumu yang sangat singkat ini, hanya untuk menikmati keindahan Jinggaku…..

Dengan begitu, hari-harimu akan menjadi penuh warna.

Aku adalah Aku, biarkanlah Aku tetap menjadi “Senja” seperti apa adanya!!…..
Seperti ketika kau menemukanku ditemaram langit…..

* 22 maret 2010

Pengen Curhat…….


Pengen curhat,…..

Weekend manies,semanis permen lolipop dari bang yans dalam jeda terhalang kejadian menyakitkan di kelas yoga hari sabtu kemarin.
Seperti biasa dengan semangat aku masuk kelas yoga,hari itu gak pure yoga tapi juga pilates.kadang pujian memang membawa malapetaka atau lebih tepatnya mungkin Allah menjewer telingaku karena tumbuh rasa bangga berlebihan di hatiku.
Satu bulan setengah di kelas yoga sudah membuatku mendapat perhatian khusus dari instrukturku,berulang kali guruku memuji keluwesan tubuhku,bahkan dia ingin aku serius dan belajar lebih giat karena menurut beliau aku punya bakat untuk jadi guru. Itu sudah berulang kali diungkapkan,bahkan terkadang pujian itu dia lontarkan dihadapan teman-temanku,membuat aku tidak enak hati sebenarnya. Bahkan kemarin dia sempat bilang,kamu dengan sedikit lagi latihan sudah bisa menggantikanku kalo aku berhalangan hadir disini….menurutnya aku cepat menguasai apapun latihan yg diberikan.

Tentu saja aku ikut yoga tidak untuk tujuan apapun kecuali untuk olah raga dan kesehatan tubuhku sendiri,tapi ternyata pujian kadang melenakan…aku sudah merasa ada yg tidak beres dgn lututku hari itu,tp keinginan untuk selalu tampil bagus,membuat aku memaksakan diri.
Alhasil sebelum latihan usai aku sudah berteriak kesakitan,….lututku ternyata tidak kuat menahan tubuhku dengan sempurna.Aku terkilir…luar biasa sakit,akhirnya aku istirahat dengan meringis kesakitan pastinya,saat rasa sakit sedikit reda..aku meneruskan lagi latihanku,selesai yoga ditambah lagi dance….diluar aku memaksakan diri,aku memang sangat menyukai olah raga ini,aku sedang tergila-gila dgn yoga,yoga membuat badanku gak cengeng dan lebih fit.

Saat latihan selesai lututku semakin sakit,sampai di rumah kian menjadi….dan akhirnya bengkak…..susah jalan,dan sakit bila digerakan.
Mungkin ini teguran buatku,..mungkin saja aku saat itu kurang konsentrasi jg Hikkss….aku janji,aku tidak akan berbangga hati lagi ya Tuhan *_*
Sesungguhnya,….sombong adalah sikap yang tidak Engkau sukai.

* Tapi karena lututku yg cidera ini, Ratu sya dan Umi kamilah sahabat blogerku malah menjengukku di rumah.hemmm….akan slalu ada hikmah indah disetiap kejadian atau pun musibah. Weekend ku kembali manies dgn Lolipop dari yans dalam jeda “makasih ya mas….,, so sweet “

* Permen manis ini aku berikan untuk siapapun yg memberikan komentar di tulisanku ini.

Dan ada foto maniess juga nih hehe….

* tetep meski lutut sakit,…narsis gak ketinggalan ^^

Aku,dan dua bloger ratu sya dan Umi kamilah ….. makasihhh ya udah ditengokin ^_^

* mungkin saja kau tidak tahu,…

Debaran hatiku,
rindu-rindu yang tak mengenal batasan waktu,
matahari pagiku,
warna hariku,
demam yang tak kunjung reda,
langitku yang cerah….
itulah kamu … !

matahari akan menua,
tirai langit malam perlahan akan tersingkap.
Terus-menerus bergulir mengikuti rangkaian waktu.
Hati ku akan terus terbuka,
mengeja nama mu di bingkai indah hatiku.

S A Y A N G ………………………