PUDAR

Perlahan kecemerlanganmu, memudar … mulai tak tertangkap mata biasaku

Serupa Neptunus, planet terjauh di tata surya

Terlampau tak masuk akal untuk dipandang

Kini kumulai bisa bernafas lega,

Patah hati ternyata membuatku mudah diajak kompromi

Terlalu melelahkan memeluk kenangan tanpa bertuan

Redalah, reda …

 

#puisiirmasenja

 

Advertisements

” MATAMU “

Setiap melihat matamu, hatiku entah kemana

Mungkin mencari makna mengapa matamu begitu memenjara

Seharusnya aku alihkan pandang,

bukan malah berenang didalamnya,

terlanjurku berkenalan dengan perihnya pengharapan.

 

 

PS. Penghulu bulan Mei yang berisik di kepala, tetap tenang dipermukaan …

#puisiirmasenja #mailav

 

Sirius

Kamu seperti Sirius di rasi major

Komponen bintang primer kelas A

Bintang paling terang di langit malam

Aku cahaya sore yang nyaris tenggelam di cakrawala

Kita, tak mungkin berjumpa …

 

Bekasi, 29 April 2019

#Puisiirmasenja

 

Ice Salted Caramel

 

What do you want ?

” Just coffee, Ice salted caramel coffee. like my soul … ”

Paduan rasa creamy, sensasi asin yang tipis, kopi yang lembut namun terasa memikat.

Disini, disebuah kedai kopi yang tidak terlalu jauh dari rumah.

Meski kunikmati sendiri, kopi hari ini terasa lebih enak dari sebelumnya.

Mungkin karena sendiri tidak selalu sepi, tidak selalu sunyi.

Ada bagian diri yang semakin menyadari, bahwa aku suka suasana ini.

Sendiri,… akhhhh aku bebas berbincang dengan bagian diri.

Bebas bertemu denganmu, dalam kenang dalam bayang-bayang.

 

Kenapa bukan kopi hitam, itu sebenar-benarnya kopi ??

” Ice salted caramel is sweet like a love ”

Akhhhhh,……

 

  • Ombe Kofie

Summarecon Mall bekasi

22 Maret 2019,

Sembari menunggu yang tercinta … Sean đŸ™‚

Ini pernah jadi beranda kita

 

Ini pernah jadi beranda kita,…

Ketika kopi, tawa, dan cinta masih menjadi udara yang kita hirup bersama

Ketika tatapku hanya menujumu,

menyimpan setiap degup perlahan hingga jauh mengisi palung terdalam bernama hati

 

Iya, beranda kita …

Ketika bisikmu serupa oase di sahara

Kini, hanya menyisakan sepi,

tawa menjadi luka, dan cinta entah menguar kemana

 

Ini pernah jadi beranda kita,

meski aku tak lagi bersamamu,

meramu mimpi bersama secangkir kopi

Kuusaikan perjalanan, karena bertahan terlalu melelahkan

Aku melepasmu,…

membiarkan kenangan dan ingatan

bertubrukan lalu jatuh berderaian

 

Takkan ada lagi beranda kita,

yang tersisa hanya dua bangku kayu tanpa ingatan dan harapan

 

*Sebuah puisi untuk penikmat kopi yang sedang bersahabat dengan sepi