Tentang Puisi

IMG_20181013_200251_453

Beberapa hari lalu ada percakapan lumayan panjang di chat, dengan seorang sahabat lama. Banyak hal baik yang bisa saya serap selain imajinya yang indah tentang tulisan-tulisan fiksi seperti puisi dan diksi. Hanya obrolan ringan memang, tentang kabar dan kesehatan. Tidak terlalu sering terkoneksi tapi rupanya dia lumayan menyimak perihal kesehatan dan kabar saya.

Salah satu topik obrolan kami tentang betapa sekarang sulit sekali menemukan tulisan bertema puisi atau kontemplasi di rumah virtual ini.

Dia bilang ” Rindu puisimu, kenapa tidak pernah menulis puisi lagi ? ”

Iyaaa, saya menyadarinya sebelum dia atau beberapa teman bertanya dengan pertanyaan yang sama. Betapa sulitnya bermain dengan rasa dan aksara satu dua tahun belakangan ini. Padahal dulu dan sejak awal puisi adalah tempat saya membuang segala macam ‘sampah’ yang hinggap di kepala. Tempat saya melebur segala rasa dari amarah bahkan rindu dalam barisan alinea dan baitnya. Puisi seperti mimpi, yang berulang kali saya temui lalu saya terbangkan kemudian ketika perasaan-perasaan menjadi begitu lapang, saya simpan dalam arsip catatan hati. Perkara itu menjadi tempat saya ‘curcol’ atau hanya barisan fiksi yang seringkali datang untuk menajamkan imaji. Saya bersuka cita dan berenang di antara keasyikan bermain dengan kata-kata. Berpuisi membawaku pada refreshing hati, membahagiakan.

Dan entah kenapa sekarang ini, puisi seperti rangkaian rumit yang hanya membuat saya bolak-balik membuka entri baru lalu menutupnya lagi. Mungkin perasaan saya tidak lagi peka, atau saya tidak memiliki alasan untuk membaitkan sesuatu atau apapun dalam bentuk aksara selain cukup menyimpannya di dalam hati, dalam ruang yang tersembunyi.

Ada yang bilang, untuk menulis sebuah puisi… dibutuhkan ‘ perasaan yang tidak biasa ‘ … perasaan biasa, netral… tidak akan membawamu pada perjalanan kata yang memiliki jiwa.

Mungkinkah tidak ada gejolak perasaan yang mampu membuatku membaitkan kata-kata lewat puisi…

Butuh rasa seperti apa hingga puisi tercipta ?

Previous Post
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: