Aku senja mu,….

Katamu aku serupa senja,

dan aku selalu suka menjadi senja untukmu,…

katamu aku paduan ketegaran langit dan kelembutan awan.

Aku selalu suka menjadi senja,

menjadi alasanmu menatap langit,

saat mengemudi mobilmu, dari jendela ruang meetingmu,

bahkan di hiruk pikuk jalanan ibu kota yang macet.

Aku selalu suka menjadi senja,…

saat kau menepi mencari surau,

menggemakan takbir direlung hati

ketika langit temaram gemawan jingga.

Aku selalu suka menjadi senja,

bahkan ketika aku tak memberimu apa-apa.

Aku masih suka menjadi senja,

karena bagimu aku tak perlu menjadi siapa-siapa,

cukup menjadi senja.

bahkan ketika awan hitam lebih pekat mumadarkan lembayungku.

Aku akan selalu suka menjadi senja,

meski kelak kau tak lagi berdiri dikaki langit menatap cakrawala.

Aku akan tetap menjadi senja,…

meski singkat senja selalu hadir dimana pun kau berpijak,

dibumi mana pun kau menjejak,

saat tengadah menatap langit dan matahari surut 16 derajat…

aku disana, dilangit senja.

 

* Aku selalu menjadi langit senja untukmu, selamanya… percayalah *

 

Image from Google

Advertisements
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: