Mengapa ??

Entah dimana letak khilafku, hingga kau membuat aku begitu tersudut. Harusnya kau mengenalku, hingga tidak sebegitu mudah menuliskan yang kau bilang fiksi tapi begitu tepat dilempar ke mukaku.
Akhh naifnya aku,… kau kusimpan tepat dibilik hatiku,kusayangi dan aku shock membaca semua isi pikiranmu dalam kalimat dan abjad.

Mungkin aku pengecut tetap memilih diam, tetap bergumam dalam hati. Aku sesabar biasanya, mungkin kau kecewa dan marah meski aku bingung salahku dimana. Mungkin kau sebal,dan menuliskannya membuatmu lega? aku akan mengerti.
Mungkin selama pertemanan kita kau menahan diri maka kali ini aku yang akan menahan diri.

Aku marah dan sedih, merasa sendiri…karena selama ini aku fikir kau yang bersamaku di zona ini,zona yang kita bilang pembelajaran. Kini aku sungguh-sungguh merasa sendiri, entah apa aku masih punya cukup alasan untuk tetap tinggal.

Aku bukan manusia yang tidak bisa kau ajak bicara, aku membuka hatiku… kau bisa bicara apapun, jika si ijah,atau si ipin, atau si boim yang begini aku tidak akan merasakan apapun.
Tapi, itu kau… seseorang yang kuberi ruang untuk bisa bicara kapanpun denganku, yang bisa berteriak,atau apapun di hadapanku. Yang kuberi ruang luas untuk saling mengerti, kau tidak menyadarinya hingga perlu menyudutkan aku lewat kalimat dan abjad. Kau membuat semua jari menunjuk padaku, kau membuat semua mata mengarah padaku.

Ahhhh,….tapi kau tak seperti aku, mungkin kau tidak akan mengerti, sosok mandiri, kuat, keras hati sepertimu mungkin menganggap aku terlalu cengeng.

Aku masih bertanya,…entah jika aku begitu GR tapi ketika smua jari menunjuk padaku wajar saja aku merasakan perasaan ketidaknyamanan ini. Ini pelajaran yang begitu berharga,…pertemanan tak melulu memberikan pelajaran ttg pengertian,kebersamaan,dan ketulusan. Kadang kala pertemanan berwajah suram dan penuh tanda tanya.

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

4 Comments

  1. Atik

     /  January 10, 2012

    Asslakummmmmmmmmmmmmmm Bund Irmmmma mizz u so much…
    sejak berakhirnya suatu hubungan yg ketidk pasti,,
    maka disitulah berakhirnya silaturrahiem,,
    aq inginkan walau bunda disana jangan lupa selalu berdo’a kepada Ilahi…
    karena cinta yg sebenarnya hanya milik-NYA,,,
    “just comemnt” fto bund yg di blogger tuhhh dengan bertambahnya Usia dan tanggung jawabbb bunda semakin heheh… tapi auranya msih muda N cooll semangat yuahhh BUndddddd ALLAHU Akbarr…

    Reply
  2. Alimah

     /  January 12, 2012

    andaikan ia membaca ini…

    Reply
  3. Jaka Secangkir Kopi

     /  February 4, 2012

    assalaamu alaikum wr wb
    aku menyukai menulis dan mengungkap segala hal dengan tulisan, ia dapat menembus langit dan keabadian seperti tuhan mencatat kehidupan kita tanpa batas tanpa tertinggal. salam persahabatan muslim
    cinta memang suatu yg sulit didefinisikan, tuhan sengaja menciptanya kepada kita sebagai cobaan hidup, ujian yg menggugah kita dan kehidupan. semoga dalam cinta kita beroleh amal soleh di sisiNYA.

    Reply
  4. dan pertanyaannya,mengapa kita berteman? 🙂

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: