angin memupuskan segala…

Kepada angin yang menerbangkan berita luka,
pada setangkup jemari yang penuh air mata.
Ini bukan hanya soal segala,
ini kisah seruang hati yang tak berpenghuni,
tentang kasih yang tak mengisi,
tentang janji yang tak pasti.

Kepada angin yang menderu rindu,
meluluhkan pilu.
hingga aliran kecil luruh dikedua kelopakku,
pada pujangga yang membingkai lagu,
aku kelu dan memilih tuk berlalu.

Kepada angin yang menghembuskan semilir,
sekian cerita kupupus dan berakhir,
cukuplah pujangga meremukkan rasa,
usah menghamba setelah sekian luka.
Aku terbang bersama angin,
takkan kembali…takkan mencari….

#30harimenulispuisi tema: Angin dan pupus

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

17 Comments

  1. Kepada angin yang telah sanggup memupuskan segalanya…
    Bawalah aku ke tempat terindah
    Sebelum air mataku kering

    Reply
  2. Angin kencang berhembus menerpa wajah
    Sejuk….seharusnya kan terasa
    Tapi mengapa tak jua mampu menyeka
    Kering hati ku yang kini melara

    Airmata sudah pun ku jelang
    Berlalu pergi namun tak ikut membayang
    Semua apa yg ingin ku buang
    Jauh dan jauh tak usah dan pernah berulang

    Angin kan nuraninya berlalu
    Setelah menerpa wajah satu persatu
    Tapi mengapa tak jua kau bantu
    Diriku yang kini terpaku di dalam beku

    Hati tak tahu akan berbisik apa
    Akan masa didepan yang penuh asa dan cita
    Mungkinkah ku masih punya semua
    Kekuatan untuk menjelang indah bahagia

    Namun, kenangan di belakang selalu membayangi
    Sulit ku coba untuk hindari
    Laksana dinding berlapis gerigi
    Tiada kuasa tu ku lewati…..

    Hidup tetap pasti akan berjalan
    Aku pun tahu itu kepastian
    Menyerah hati ini tak relakan
    Mencoba bangkin, mungkin….

    Hati, ku tahu kau seteguh karang
    Hingga angin kencang pun tak mampu menerjang
    Bantu dan bimbing aku pulang
    Kerumah dimana ku dulu disayang

    Angin, berhembus lah lagi
    Kuingin kau bantu sirami
    Hati dan jiwa yg kini seakan mati
    Agar ku bisa kembali berdiri

    Jangan buat sia-sia doa Bunda
    Yang selalu mengiringi dengan setia
    Disetiap langkah dan debaran jiwa
    Sampai akhir hayat kan menyapa

    Bunda, tunggulah dinda kembali
    Kepangkuan yang kini begitu ku nanti
    Bantu dinda tuk meniti lagi
    Jalan hidup yang seakan sudah berlari

    Angin dan hati ku
    Temani lah selalu
    Kemana pun kau pergi berlalu
    Doakan aku tuk kembali seperti dulu

    Reply
    • puisi indah dari sahabatku apih…. ^^

      makasih apih,semoga bisa kembali seperti dulu tokoh aku di tulisan itu hehe….

      Reply
  3. loh… satu puisi dua tema toh mba’… ^^

    jangan biarkan angin memupuskan segala asa, biarkan ia membawa asa baru pada kita juga ^^

    Reply
  4. cukuplah pujangga meremukkan rasa,
    usah menghamba setelah sekian luka. —> suka banget dg kata-kata itu mbak…

    Reply
  5. Duh… anginnya dahsyat banget mbak, sampai2 bisa memupus segalanya…

    Reply
  6. anginnya bikin mewek, Senja
    eh btw kemaren aku make batik kirimanmu
    n dipuji teman2
    katanya aku cantik…
    makasih ya…
    udah menularkan kecantikan via batik Jogya-nya

    love

    Seiri

    (^__^)

    Reply
    • cieeee……seiri memang cantik ^^

      difoto dong spy aku bisa lihat batik dari aku dipake bu dokter cantik πŸ™‚

      *hug*

      Reply
  7. Adrian Gerhan

     /  December 28, 2010

    hemm…jangan kawatir apih…angin pasti kembali seperti dulu. Tak ada yg pupus dan berakhir, karena angin yg membingkai lagu dan meluluhkan pilu kan selalu ada seperti yg ia katakan ^_^

    Like this note !.

    Reply
    • hemmm,….trima kasih adrian ^^

      iya,…menuliskan kembali kisah angin karena tema puisinya angin πŸ™‚
      angin pernah menhadirkan lagu dan semilir,tentu saja ^^
      mksh sdh berkunjung adrian πŸ™‚

      Reply
  8. Adrian Gerhan

     /  December 28, 2010

    hemm…jangan khawatir apih.., angin pasti kembali seperti dulu. Tak ada yg pupus dan berakhir, karena angin yg membingkai lagu dan meluluhkan pilu kan selalu ada seperti yg ia katakan ^_^

    Like this note !.

    Reply
  9. Sukaaaaaaaaaaaaaaaa ma kata-kata nya

    Reply
  10. Selalu irii sama orang yang bisa bikin puisi bagus kayak gini maak… ^^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: