It’s About Feeling,….

Ramadhan kali ini tampak berbeda, aku mulai berdamai dengan semua hal yg sebelumnya menjadi belenggu hariku.
aku bahkan berdamai dengan semua rasa sakit yang saban kali aku rasakan.
Hidup tak hanya kulit luarnya ternyata tapi isi yang terkandung di dalamnya. tentang bagaimana kita memaknainya dengan rasa.

Aku membiarkan semua yg terjadi,mengalah pada sesuatu yang kadang meruntuhkan egoku…agar semua harmoni tetap indah. Menahan satu hati tapi menghadirkan senyum semua orang aku pikir bukan kebodohan tapi kebijaksanaan.
Menerima semua ketetapan,aturan,prasangka dengan tetap tersenyum ternyata lebih mudah dibandingkan dengan kemarahan dan air mata.

Rasa sakit yang lalu pun ternyata menghadirkan kekuatan di saat ini,aku tetap tersenyum dengan kenyataan apapun ketika orang pintar berjas putih itu mengatakan sesuatu yang tidak seindah panorama langit dan semerdu dawai impian.Akh,..bukankah ini juga hanya soal waktu ??

Terkadang aku merasa tidak memiliki apapun,tapi ternyata aku memiliki begitu banyak meski hanya sebuah harapan,mimpi,semangat,dan hati yang merasa.

Ramadhan kali ini aku memiliki rasa itu,kenyamanan merasakan apa yang terasa.
Memahami rasa yang begitu alamiah menyentuh dinding hatiku,menyadari rasa melingkupiku dengan caraku. Rasa itu membawaku pada kerelaan menunggu,menahan diri,dan membiarkan jika rasa itu pergi atau tinggal selamanya dengan tetap merasa bahwa hidup adalah perjalanan. Akan indah jika tlah sampai waktunya,dan berakhir jika tlah tiba masanya.

Sesimple itu kehidupan dari kaca matamu yg mengenalkanku akan rasa,… kali ini aku mengalah pada rasaku,rasa itu. ini bukan tentang siapa dan mengapa tapi,…it’s about feeling !