KaSih…..

Aku mengasihinya,….

Tidak kurang dari kesetiaan matahari pada bumi,
menginginkannya tidak kurang dari kebutuhan kemarau pada sang hujan.
Aku mengasihinya dengan caraku,
dengan membiarkannya merdeka.
Membiarkannya menjadi apa yang mampu menghadirkan senyuman dibibirnya.


Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

34 Comments

  1. Ade, kasihmu adalah tuluskasihmu adalah tak terbatasdan kasihmu begitu hangat bak sinar matahari pagiBerbahagialah dia yang mendapatkan kasih mu iniudah lihat catatan akhir..? aku tulis khusus buatmu.Salam – Satrio

    Reply
  2. catatan akhir :mas satrio yg baik,…maaf saya belum berkunjung,baru sempat membuka blog hari ini. saya akan segera ke sana…mengunjungi rumah virtualmu yg tak pernah berhenti memberikan suport dan doa yg luar biasa untuk aku.terima kasih mas ^^

    Reply
  3. Aku suka dengan tulisan ini , aku mengasihinya dengan caraku, membiarkannya menjadi apa yang mampu menghadirkan senyum di bibirnya.Ayoo semangat !

    Reply
  4. Makasih ya de, jangan lupa maem mu, istirahat ma obat mu, ga usah paksakan bila pengen istirahat, bisa kapan waktu koksalam – satrio

    Reply
  5. Aku ingin sekali seperti mu sobat, ringan meskipun dengan banyaknya beban dipundaku, ajarkan aku untuk bisa seperti mu …:)

    Reply
  6. cinta yang tulus tak harap balas ya

    Reply
  7. Kasihmu yang tulus…

    Reply
  8. setiap orang pasti punya cara masing" untuk mengasihi sesamanya ^^aku suka deh tulisannya

    Reply
  9. So sweet…Cinta terkadang berbanding balik dg logika. Semua ada masanya.Masa ketika kesetiaan matahari pada bumi dan masa ketika matahari menjahili bumi.Semua telah tercatat dalam kitab terdahulu yaitu kitab Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa ASSalam sobat πŸ™‚ "Inna haaza lafiisuhufil'ula suhufi Ibraahiima wa Muusa."Salam sobat πŸ™‚

    Reply
  10. cinta tulus yang berikan kemerdekaan ^^have a nice day mba'… ^^

    Reply
  11. betul sekali cara mencintai seserorang memang banyak..dengan membuat dia bahagia itu salah satu bukti kalau kita mencintai seseorang tanpa harus memiliki… pendek namun puisi yang sangat indah….:)

    Reply
  12. keren mbak puisina, dalem bgt maknanya,

    Reply
  13. puisi yang mantab

    Reply
  14. Sungguh indah kasih yang dipaparkan pada postingan ini, Nice…

    Reply
  15. Singkat tapi dalam,aku suka sekali cara senja menggambarkan perasaan cintanya I love this poem (thanks sudah memberikan banyak inspirasi)

    Reply
  16. Wedeeeh. . bagus puisinya.Membiarkannya merdeka dan tidak mengikat cinta, membuat cinta itu sendiri bertambah liat.

    Reply
  17. ir, coba dech km kumpulin puisi2 kamu trus kasih penerbit,, kali aja bisa jadi buku..! Aku pasti beli.. Puisimu2 mewakili bnyk org.

    Reply
  18. Membiarkannya menjadi apa yang mampu menghadirkan senyuman dibibirnyathat's you…bu.

    Reply
  19. (3-8-2010 ; 08.00 wib)Met pagi Senja, aku tinggalkan pesan dalam tulisan mu di blog : Berbagi Puisi | Kita adalah Air, rumah kita Air Terjun pada butir tulisan mu = SEMALAM.Moga itu bisa temani disebagian waktumusalam – Satrio

    Reply
  20. Kasihilah seban yak yang bisa kau beri. Sebab kasih membuat dunia jadi indah dan dan melegakan. He, gambar itu pernah saya pakai juga lho Senja…., (di postingan Menarilah….)keren ya.

    Reply
  21. gambarnya bagusss…Pa kabar Senja?Moga selalu sehat dan semangat.

    Reply
  22. Oh… so sweet… aku suka sekali membaca puisi ini mbak.. Keren banget.

    Reply
  23. perempuan memang lebih suka matahari daripada bulan. apalagi menjelang lebaran. di matahari banyak diskon. hahaha ga nyambung…

    Reply
  24. Kasih….genggamlah tanganku…dan tatap mataku….betapa aku mencintaimu…:D hihiiii lirik lagu

    Reply
  25. simbiosi mutualisme dunk…..

    Reply
  26. kunjungan perdana mbak senja…..salam kenal

    Reply
  27. sedihnya aku akhir2 ini nggak bisa nulis puisihiks..

    Reply
  28. puisinya bagus..slam.. pengn puny akekasih

    Reply
  29. Indah……Visualnya Menarik Mba

    Reply
  30. t.Irma apa kabar, lama baru sempat berkunjung lagi, tapi selalu menemukan puisi indah disini, terimakasih ya teh πŸ™‚

    Reply
  31. Kasih seperti itulah yang sejati..puisinya indah dan so sweet..semoga semua orang bisa mengasihi pasangannya seperti puisi diatas

    Reply
  32. Kasih yang tulus pasti akan dibalas dengan ketulusan juga. Insya Allah πŸ™‚

    Reply
  33. dan aku mempercayai "cinta-mu" padanya. aku menyesal baru sempat berkunjug dan menemukan postingan ini, sungguh benar-benar aku. cara mencintai dengan membiarkannya terbang. aku suka ini Sist, membuatku ingin posting serupa. makasih

    Reply
  34. lee sdm

     /  January 31, 2016

    Smua akan terasa bagus bila yg bicara itu cinta.
    Bagus. Trs menulis…ya

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: