CT scan abdomen kontrasku.



Pagi ini diantar oleh kaka ku aku berangkat menuju RSPAD pav kartika untuk CT scan abdomen kontras,jadwal yang tadinya hari senin mundur hingga hari rabu ini. Setelah dua hari puasa makan dan perut dikuras kondisi badanku lumayan lemes dan pusing. Dijadwalkan jam 9 pagi molor karena saya terus menerus bolak-balik ke toilet,hampir pingsan rasanya.

Akhirnya nama saya dipanggil,kaka saya urung menemani saya masuk ke ruangan CT scan setelah diberitahu bahwa radiasinya sangat berbahaya. Saya masuk ruangan CT scan setelah sebelumnya berganti baju dengan baju khusus seperti piyama mandi tp bukan dari bahan handuk dan melepas semuanya termasuk kerudung dan aksesoris. Ada perasaan ngeri saat memasuki ruangan,tapi suster yang baik sedikit menenangkan saya. Saya berbaring,karena saya juga akan dilihat abdomen bagian bawah,maka saya dimasukan alat seperti selang kecil sepanjang kira2 lengan anak kecil/30 cm ke dalam anus lalu perut saya dipompa dimasukan udara. Setelah itu tempat saya berbaring bergerak masuk kedalam alat CT scan sekitar 10 menit,saat alat CT scan bekerja semua suster dan dokter keluar ruangan itu,mereka mengoperasikan alatnya dari runagan sebelah yg dibatasi dinding kaca.

Alat ST scan berhenti lalu dua orang suster dan satu orang dokter muda masuk dan memasukan cairan kontras ke dalam urat nadi/vena saya seperti biasa saya harus beberapa kali ditusuk. Saya mencoba tertawa saat suster dan dokter itu sibuk menggoda saya,mereka bilang tangan saya terlalu halus hingga urat nadinya tidak terlihat sama sekali.
Saat cairan kontras di suntikkan ke tubuh saya,saya merasa ada rasa panas menyebar keseluruh tubuh,terasa sekali cairan itu menyebar ke seluruh aliran darah. Lalu sekali lagi mereka meninggalkan saya sendirian saat alat itu bekerja. Tak terbayangkan betapa berbahayanya radiasi dari CT scan ini hinggap ditubuh saya.

Sahabat terkasihku,….
kanker ganas yang pernah ada di usus saya tidak ada bahkan tidak terlihat ada keganasan di manapun,meskipun ditemukan ada kista simple di ginjal kiriku dan hemangioma/tumor jinak di liver saya. Menurut dokter itu semua terkendali,kista simple jika saya hidup sehat bisa saja menghilang sedangkan hemangioma karena tidak ganas dokter tidak akan melakukan tindakan apapun karena sangat riskan adanya di hati.Aku hanya harus hidup sehat,tidak stress,makan makanan yg sehat dan follow up terus kondisi tubuh saya. Aku sangat bersyukur… bayang-bayang kanker ganas sedikit menguap seperti angin,alhamdulilah. Saat aku menuliskan ini efek obat masih bekerja,menurut dokter pada sebagian orang cairan kontras tidak berpengaruh tapi saya terus menerus diare dan muntah. Hari ini cukup berat,….selama di RS saya terus menerus kesakitan,sebelumnya selama persiapan perut saya puasa dan dikuras ditambah efek cairan kontras,lengkaplah sudah.Tapi karena saya kelaparan kami memutuskan mampir ketempat makan favorite saya tapi saya justru bolak-balik ke kamar mandi ketimbang menghabiskan makanan saya.

Duhh,….. luar biasa ujian saya saat ini,tapi saya tahu Tuhan sangat mencintai saya. Dia selalu menunjukan jika mulai ada ketidak beresan ditubuh saya hingga saya memiliki kesempatan untuk berobat dan berikhtiar untuk sembuh. Banyak pasien kanker yang tidak tertolong karena kanker mereka ditemukan dalam kondisi yang sudah parah.
Lengan saya memar,suster bilang orang yg pernah khemotherapy venanya gampang pecah,memar dan bengkak.saya masih diare,sempat beberapa kali muntah….tapi saya bersyukur apa yang saya takutkan tidak terjadi,alhamdulillah……

Ini bukan hanya doa orang tua,keluarga dan saya sendiri saja…tapi banyak doa dari teman-teman dan sahabat saya,…termasuk sahabat bloger semua ^^
sahabat saya terkasih yang mendokan saya dari jauh,…yang menghibur dengan barisan kalimat indah dan doanya… Terima kasih,itu sangat berarti.
beruntunglah bagi siapapun yang mendapatkan tubuh yang sehat,…syukurilah dan jagalah ^^

Alatnya persis seperti ini,…

Advertisements