Kita….dialogku dan jejak.

Aku sudah bilang temani saja aku,….tapi diamlah !
Jangan biarkan suara-suaramu mengusik kesunyian yang kadang kurindukan,cukuplah duduk bersamaku dengan tidak berprasangka,mengusikku,dan biarkan udara yang berhembus menghantarkan kelegaan yang sekian waktu ingin kurasakan merasukiku,mengisi pori-pori setiap jengkal tubuhku….biarkan aku.

Seperti ketika kita duduk ditepian danau itu,memandang riak air…kubiarkan kau menatap lekat mataku,menghakimiku.
Lalu,…kau biarkan ku menyelami duniaku,membiarkan ku mengurai semua yg terlintas di otak dan pikiranku.Membiarkan ku menembus duniaku,yang tak pernah sanggup kau masuki kedalamannya…..

Aku mulai menulis,dan kau membacanya lalu membiarkannya tergeletak dan diterbangkan angin kemarau yang menyingkap debu-debu….

Goresanku di tepian danau itu,…..

” Seberapa dalamkah dasar sungai ? sampai sedalam apakah,…sebenarnya sampai berapa dalamkah untuk meluluhkan hatiku supaya aku dapat menghapus setiap jejak di hatiku “

Kau tersenyum,sinis… selalu begitu. Kadang aku marah dan membiarkan debu-debu memerahkan pandanganku dan mengalirkan mata air disana.
Kadang aku terasing,kadang menipu pandanganmu…kadang kau tersakiti,tapi aku yang menangis …. Akhirnya kau dan aku berjalan beriringan tanpa bergandengan !

* Selamat pagi,…… akhirnya bisa posting juga ^^

Quotes Myspace Comments
MyNiceProfile.com

Advertisements