" InGkaR "

Kau ingkar,…
pada bunga-bunga yg bermekaran
pada rerumput dan gerimis di musim penghujan
pada sebait puisi yg kurengkuh dalam pelukan.

kau ingkar,…
pada sepotong senyuman kecil dibibir seseorang,
pada ribuan detik yang membunuh waktu,
pada kegelisahan yang memupuskan angan.
pada gelak tawa dan air mata.

begitu banyak waktu kubiarkan lepas.
alangkah naif,…
menitipkan sebentuk asa,
pada angin yang selalu berhembus.
kau bukan angin utara atau angin selatan,
kau angin yang menerbangkan segala,
yang menyapu kepercayaan,hingga habis…

akh,….semudah itu engkau ingkar !

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

60 Comments

  1. Ingkar datang setelah terucap….ingkar pergi dengan sesal… tanpa pamit pada hati yang berkabut sesal…Luar biasa aku suka…appalagi kalau ini ungkapan hati..

    Reply
  2. Ingkar sama dengan lari dari hutang..

    Reply
  3. Mengamankan zone pertamaaaxxxx dulu!!!horee!!

    Reply
  4. Ingkar tak serta merta khianat…walau terdengar naif (bukan band oldies itu, hehe)namun terkadar ingkar adalah bentuk kearifan. bila itu dilakukan untuk membuat hal trtentu menjadi lebih bermakna…mungkin di sini kita bisa menyebut satu contoh: ingkar atas nadzar dendam…

    Reply
  5. ingkar itu sama dengan tidak tepat janji ya.. sering tuh saya ingkar. tapi namanya manusia ya begitu. suka khilaf bu haji, tapi yang penting mah harus bisa memperbaiki diri dimulai dari sekarang.. betul tidak ? betul..jadi ingat pelajaran waktu SD kalo baca puisi teh..so nice article sis.. keep blogging and smiles 4 u.. (artinya mangga ah dikantun bade GOLF heula sareng mang wahyu tos ngantosan.. permiosss)

    Reply
  6. siapakah yg inkar pd mu sahabat….^_*hingga bunga yg kau sirami dg ketulusan berubah layu,hingga melebuhkan asa yg kau miliki,dan menghapus kepecayaan itu……..aku ikut sedih sahabat…

    Reply
  7. lho kok bisa ingkar 😦

    Reply
  8. kenapa harus ingkar..aku tak ingin..

    Reply
  9. biarkan hati bicaratentang semua rasa yang pernah adabiarkan mata bicaratentang semua indah yang pernah singgahbiarkan berjalan seperti apa adanyadan jika saatnya telah tiba..waktu yang terlepas akan terganti dengan waktu-waktu yang lainyang Insya Allah akan lebih indah…

    Reply
  10. Ingkar…minta dikasih sambel thu mulutnya ;)).keren mba puisinya πŸ˜€

    Reply
  11. janji itu sama dengan, kalo kamu mengingkarinya sama aja kamu menumpuk utang, dan utang itu hukumnya wajib untuk dibayar

    Reply
  12. Melati tak pernah ingkar janjiPria sejati tak pernah ingkar janjiGen juga nggak pernah ingkar janjin loh..! hehe, salam hangat selalu buat si teteh ku yg senyumnya paling manis ini…

    Reply
  13. ingkar… manusiawi tapi pikasebeleun saur si kabayan mah.. πŸ™‚

    Reply
  14. Puisi yang indahPhoto yang cantikPemilik yang menarikRasanya lengkap jika selalu mampir ke sini

    Reply
  15. Pastinya nggak ingkar mbak, hehe…

    Reply
  16. udah tak benerin mba, :D, maaf nyepam πŸ˜€

    Reply
  17. Mbak.., aku tak bermaksud ingkar padamu lho… Beneran..!^_^ Miss you much…

    Reply
  18. semua manusia pasti pernah ingkar walaupun ga ngrasa hehe

    Reply
  19. kesel sih tiap ada orang ingkar… tapi biasanya saya lihat dulu alasannya apa mbak..

    Reply
  20. kesel sih tiap ada orang ingkar… tapi biasanya saya lihat dulu alasannya apa mbak..

    Reply
  21. wah dobel :O *bengong*

    Reply
  22. Lee : terima kasih untuk komentar nya lee, iya..ingkar ^_^manusiawi meski menyakitkan !!Ramlan: hehe,…gak itu sih kabur ramlan :pinsanitis37: iya,ingkar tak sellau buruk…contohnya sperti mas insan bilang,ingkar pada nadzar dendam…tapi bukan ingkar itu namanya. ingkar lebih tepat melanggar janji,tidak memenuhi janji,melukai dan hal2 yg tidak sesuai dgn yg disepakati.Siapih : betul kang,ingkar janji tidak menepati janji,hatur nuhun kang ^_^Hdsence: terima kasih sobatku ^_*yup,sedih…JONK: iya,entahlah…sigit purwanto: aku pun tak ingin dingkari !Willyo alsyah P isman: iya,..sungguh tak mudah,sungguh menyenangkan jika bisa kuingkari juga.inuel: yup,…makasih ya inuel ^_*kang sugeng: benar sekali kang,setuju ^_^gen22: betul,pria sejati tak pernah ingkar janji… mksh ya gen ^_*nadja tirta: leureus pak,pikaseubeuleun hihi…enes: awas janagn ingkar ya kang,…janji loh ?? ^_*reni: syukurlah mba,..jgn ingkari persahabatan kita y ^_^idanz: betul,…setiap manusia pasti pernah ingkar.dan di ingkari sangat tidak enak ya.anyin: ingkar ? adakah alasannya selain tidak konsisten….

    Reply
  23. siip ingkarnya mbak…salam kenal…

    Reply
  24. bepi: salam kenal juga,mksh ya… ^_^

    Reply
  25. nuju ngantosan saha atuh neng ?

    Reply
  26. hehe.. sepertinya sedang dirundung serapah, senja? sedemikian parahkah?

    Reply
  27. Ingkar bukan angin selatan atau utara.. mungkin angin puting beliung… hehehehe.Jadi terhanyut neeh….

    Reply
  28. terkadang ku dapat menjaga seekor burung itu di kandangnya hanya untukmu . . . .ku rawat burung itu,karna ku tau burung itu memiliki indah warnanya . . . .merdu suara kicawnya . . . .damai kibashan sayapnya~ada masanya dia tiba" tersenyum,tanpa ku hendaki . . .tapi membuatku rapuh . . . ternyata benar . . .setelah dia tersenyum,dan stlah ku pergi burung itu menyucurkan airmatanya . . . .tak sanggup ku melihatnya,tak sanggup ku menjaganya lagi,tak sanggup ku ingin memilikinya lagi,biarlah biar kulepas saja,krna mungkin di sini bukanlah tempatnya. . . msh bnyk dan lbh luas dan layak lagi tempatnya hidup,tapi tak bersamaku . . . .kuharap KAU kan mengerti mngp ku melepasnya dari sisiku . . .hny satu harapku wahay burungku . . .ttaplah ingat dan kenang akan diriku . . .smg itu mnjdi sbaik"nya obat dalam hidupku . . . ."maafkanku . . ."nice poet~maaf klo nyambung puisi jelek . . . .(hhah . . . .)smg terbayar untuk hutang yang lalu~wsslm . . .

    Reply
  29. aemua orang pasti pernah ingkar ya….baik disengaja ato gak disengaja *salam kenal*

    Reply
  30. Salam…Entry yang baik dan komen2 yang baik dari sahabat semua, salam ziarah…

    Reply
  31. manusian yang baik adalah yang omongannya bisa dipegang jadi jangAN inkar

    Reply
  32. kunjungan balik nih…terimakasih dah coment di blogku ya..salam blogger

    Reply
  33. kunjungan balik nih…terimakasih dah coment di blogku ya..salam blogger

    Reply
  34. aku juga punya temen yg suka ingkar janji..kenapa ya orang suka ingkar janji?

    Reply
  35. sebenarnya manusia hnya biSa berencana tp Tuhanlah yg berkehendak jd terkadang org itu ingkar…

    Reply
  36. Cinta seharusnya dialamatkan pada keindahan seperti tersirat dalam puisi ini, bukan pada keindahan imitasi.Salute for u, slam peace… :)http://gaelby.blogspot.com

    Reply
  37. kau salin keingkarannya…menjadi puisi yang indah.walaupun dapat kurasa pahitnya senyummu…aku tahu, pengkhianatan ituakan membawanya hancur bersama bayu.

    Reply
  38. note yg sangat menggetarkan jiwa-jiwa yang tertiup angin..

    Reply
  39. Siapa yang ingkar ni, Senjaku nan manis?

    Reply
  40. diingkari memang selalu menjadi pengalaman yang tidak enak…

    Reply
  41. diingkari memang selalu menjadi pengalaman yang tidak enak…

    Reply
  42. waaahhhh saya telat nimbrungnya hehehehheehmemang cukup menyakitkan dan menyebalkan mbak ketika di ingkari,,tapi diambil hikmahnya saja buat pelajaran dihari nanti

    Reply
  43. siapa yang ingkar? are you ok?

    Reply
  44. Kau yang mulai, kau yang mengakhiri…kau pula yang mengingkari.Apakau kau adalah aku buat senja?! atau dia, yang menyapu kepercayaan itu?

    Reply
  45. Hendrie K bejo: ngantosan tukang bajigur kang ^_^pohonku sepi sendiri: gak pohon,…aku baik-baik saja,serapah cukup dalam hati saja. cukup lewat barisan tulisan saja….kelirirenk: bener yg kamu bilang,mungkin angin puting beliung ya :pzone4health; terima kasih untuk puisi indahnya sahabat ^_^Rosa: salam kenal mba,mksh udh mampir ya…Pakmie: terima kasih pak ^_^Munir ardi: setuju mas ^_^Frank: terima kasih frank.Clara: kenapa ya? coba nanti aku tanya sm yg ingkar ? hihi….Fais cwakep: hemm,…gitu ya? mksh ygaelby salahudin: terima kasih ya untuk kmntrnya ^_^setiakasih: terima kasih kakakku,…keingkarannya membuat aku lebih dewasa dan kuat ^_*mutiara: angin barat,angin selatan,atau angin puting beliung ? hehe…Gek: siapa ya…? mungkin angin barat? ^_*albertus goentoer tjahjadi: benar sekali mas ^_^Dees: betul banget dees,terima kasih ya…setiap hal ada hikmahnya.Quinie: i'm OK bu,apalagi kalo diajak bertualang sama dirimu ke tempat2 indah itu bu… *_*Yans dalam jeda: hemm,…sulit dijawab sobatku ^_^

    Reply
  46. Tumben belum ada yg baru Non…

    Reply
  47. kang sugeng: iya kang,….inspirasinya belum mampir he.. ^_^

    Reply
  48. begitulah manusia suka ingkar janji. btw, tuh fotonya siapa?akh, bisa koment juga nih.

    Reply
  49. Bila kau ingkar pada segala, maka kau telah ingkar pada rasamu sendiri. Maka janganlah tebar janji bila kau berisap ingkar, hiks. Maka kelak orang-orangpun akan berkata…"kau yang mulai kau yang mengakhiri. Kau yang berjanji kau yang mengingkari….", nyanyi boooo. Nice poem SeNja.

    Reply
  50. sang cerpenis bercerita: akhirnya bisa komentr juga mba fanny,senangnya… itu foto aku mba hehe…newsoul: hemm,mba elly enak juga suara nyanyiannya hihihi…

    Reply
  51. seng sabar y :)aku da awod tukmu, diambil y :)http://ayastasliwiguna.blogspot.com/2010/01/blog-ayas-1st-anniversary.html

    Reply
  52. ingkar…? asal jangan ingkar dari kebenaran,aku setuju bunda….

    Reply
  53. kan ada perubahan lirik lagu." ingkarlah wahaiii manusia….."menjadi:"insaflah wahaiiii manusia……."he he… nice notes

    Reply
  54. Janji adalah hutang…ingkar adalah pelarian dari hutang itu dan akan selalu meng-aditif pelakunya…..

    Reply
  55. pada ribuan detik yang membunuh waktu, aku tak pernah ingkar. makanya aku datang meski agak terlambat untuk membaca puisimu.

    Reply
  56. di ujung waktu yang tersipu aku datang untuk memenuhi janjikumengeja puisimumeski waktu menjelama jemuah..aku tak ingin kau anggap aku ingkarkarena janjiku telah lama membelukar….(Wah pusinya asyik, Mbak..)

    Reply
  57. Ayas tasli wiguna: yup,tetep semnagat kang. makasih ya awardnya nanti kujemput ^_*Perumaham pondok timur indah: betul sekal,…terima kasih ya ^_^hehe,…gubahan liriknya OK juga…Aditya blogosphere: yup,ingkar berarti menyalahi janji.ksh ya…Ivan kavalera: terima kasih mas,kau memang tak pernah ingkar ^_^Bahaudin amyasi: semoga kau tak pernah ingkar hehe,..mksh ya ^_^

    Reply
  58. Dia yang ingkar yang kamu bilang kau…Itu orangnya munafik tuh… 'bila berjanji ia ingkar'. He heh…Don't worry be happy darling. Ada mas tukul di sini. he heh…Lupakanlah dia yang ingkar kepadamu. He heh…

    Reply
  59. Apakah kita sudah memberi kesempatan pada orang lain untuk ia menjelaskan mengapa ia ingkar atau tidak menepati janji? Bisa saja karena situasi tertentu diluar kemampuannya bukan?Seringkali kita terlupa ketika mengarahkan telunjuk kita kepada orang lain, ada tiga jari yang lain mengarah pada diri sendiri. Ketiga jari tersebut telah mengingatkan kita bahwa tuntutan terbesar berada pada diri kita sendiri. Apakah kita telah menginstrospeksi diri sebelum menyalahkan atau memvonis orang lain ingkar atau munafik? Apakah diri kita tidak pernah ingkar? Apakah diri kita tidak pernah munafik?*Aku akui puisi kamu indah, sahabat. Aku suka.

    Reply
  60. diar: terima kasih sahabat ^_^iya,..ingkar,siapapun aku yakin tak ingin diingkari. dan aku berharap aku juga tidak ingkar pada siapapun.andre: komentar mu benar sahabat, ingkar…aku yakin siapapun tak ingin ingkar atau sebaliknya,andai pun ada ingkar mungkin ada dua alasan,satu ingin ingkar(gak konsisiten) atau dua,memiliki alasan mngpa ingkar. benar yg kamu tuliskan..terima kasih… ^_^komentrnya sangat membangun ^_^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: