Untitled

Aku mulai terbiasa ketika terabaikan,
menikmati setiap kesepian dan keterasingan yang mulai akrab akhir-akhir ini.
Mulai membenci setiap waktu yang menyatukan.

Kupilih menyepi karena berdua melelahkan,
kau teramat ‘benar’
Aku,..? tlah habis waktuku,
meski sekedar menarik ujung bibirku untuk sebuah senyuman.

bicaralah apa saja,mungkin laguku yang tak kunjung berirama.
kelabunya syairku…
tak mungkin ku rangkai pelangi,
jika waktu slalu menghadirkan badai.

aku mulai bisu,…
tak teraba,dan tak merasa.
menjadi asing di duniaku sendiri,
mereka bicara tentang potret bahagia,
tentang kemashyuran ku dan dia,
disudut ini,tak ada siapapun !
hanya aku,…dengan sepi yang mulai membunuhku.

ketika angin tak lagi menyejukan,…pilu !.

* just a note…

Emo Myspace Comments
MyNiceProfile.com

Advertisements
Previous Post
Next Post
Leave a comment

50 Comments

  1. yuhuiii….pertamax lagi….rasanya pengen loncat2 tapi badan masih sakit…

    Reply
  2. walau bagaimanapun berdua tetap lah indah, bisa saling berbagi… ketika aku sakit aku telah merasakan bagai mana rasanya sendiri itu…

    Reply
  3. seandainya saja ada yang bisa diajak tuk berbagi

    Reply
  4. carilah yang membuat sahabat senang misal dengar music contohnya atau yang lain….

    Reply
  5. menyendiri adalah istana syaiton..bermunajatlah dengan ikhlas kepada Allah SWT niscaya ketenangan bathin akan didapat sahabatku….Kembalikan hatimu kepadanya dengan cinta kasihmu ..sahabatku

    Reply
  6. kesendirian disertai renungan Ilahi insya Allah mengisi kembali keheningan dan kehampaan dalam hati

    Reply
  7. KepasrahanKeikhlasanSekaligus keteguhanSehingga kau bisa merayakan indahnya kepedihan ini…

    Reply
  8. kutermenung menatap alam…kepasrahan semakin dalam…. Hening by chryse…..

    Reply
  9. Demi sang waktu yang terus berlaluDemi sang hidup yang terus bergulirDemi sang masa yang terus bergantiJangan pernah kau benamkan dirimuDalam duka panjang yang membiruDalam bara dendam yang memburuhidup hanya sekalibuat ia berartiwakakakakakakaknice poem

    Reply
  10. Wilyyo alsyah P isman: horeee,..pertamaxx juga he ^_*benar sahabatku ^_^jalani hidup apaadanya: saran yg baik sobat,mkshjoey: mencoba,…aku pikir ini salah satu babak dari hidupku dan harus aku lalui ini.mksh shbt…Alrezamittariq: benar,terima kasih sahabat….insan setia nugraha: sedang mencoba mas insan,semoga bisa kunikmati segala rencanaNYA.Fajar: menghibur aku dgn lagu ya pak ? mksh ya he,…Kabasaran soultan: setiap kehidupan terdiri dari berbagai warna,sayangnya saat aku punya blog dan menuliskannya disini bukan di diaryku seperti biasanya,kok warnanya kelabu semua ya ??? @_@

    Reply
  11. Kedatangan kami sahabatmu semua bisa mengusir keterasingan itu.

    Reply
  12. salam seNjA,maaf lama aku tak singgah ke sini.Aku pulang ke kmpg dan perlu bereskan tugasan yang mendesak. aku suka puisimu,sunyi itu pernah membunuhkubukan sekalitapi bagai itulah ritma hidupkubangunlah dik,pujuk hatimupernahku rasaseluruh hayatkuterbenam ke dalam bumidan tidak mampu untuk berdirikehilangan cinta yang telah aku luahkan segenap kaldisakit dik,parah cederaku,bagai mayat yang bernyawakan iman sahaja yang tinggalmerasa asa kian melelahdiinjak logikadibelasah desah jiwa yang tidak puasdiamnya diamembunuhkumembidik buih-buih harapankupecah satu persatuharapan hilang begitu sahajaumpama tiada pernah ada apa-apaantara kita.

    Reply
  13. mungkin sendiri buat menenangkan dan menetralkan emosi yang meletup-letup lebih baik untuk saat ini…setelah merasa tenang hadapi kembali dan bicarakan…setidaknya tidak akan ada saling menyakiti lagi 🙂

    Reply
  14. carilah kesibukan…

    Reply
  15. mungkin karena Global Warming, jadi angin tak lagi menyejukkan. tapi memanaskan.

    Reply
  16. kunjungan sahabat2 ini pasti bisa mengusir kesepian mu )

    Reply
  17. mbak Irma… kok suka banget menulis puisi tentang sepi ya?

    Reply
  18. kok ikutan mellow seperti aku kemarin mbak???????

    Reply
  19. menyayat hatiku…..mengapa engkau pilih sendiri kalau masih banyak yg lain yg bisa saja lebih baik

    Reply
  20. bisa jadi hanya bad mood dan kemudian akan sembuh dengan sendirinya, aku sering begitu 😀

    Reply
  21. masih untitled nih ceritanya ya…., kalau boleh usul judulnya terbunuh sepi aja mbak….heheee…

    Reply
  22. aku bahkan lebih suka sunyi yang sendiri mbak… jika ada yang berlebih, sunyi itu malah ngga jadi indah lagi

    Reply
  23. Sama mbak.. Kadang2 saya juga merasa sendirian tapi saya sadar kalau saya tidak sendiri. Setidaknya kita punya Allah. 🙂

    Reply
  24. Jangan mau ah, dibunuh sepi terus, gantian gitu neng.. Maaf yee.. baru mampir! Semoga Senja baik-baik saja. Makasi masih sering mampir ke gek, yaaa…?Mwah!

    Reply
  25. sama mba.. aku juga ngerasa kadang2 sendiri… 😦

    Reply
  26. hmmm… puisinya gelap >,< *ga ngerti mode on*

    Reply
  27. waow… keren mba, berdiri…sepi..sendiri..pasti jomblowati…hahahahahha, peace ..

    Reply
  28. menyendirilah sobat, jika itu dpt memberimu ketenangan. dan gunakan kesempatan untuk menghimpun kekuatansalam

    Reply
  29. puisi ini mewakili perasaan saya..kerennn

    Reply
  30. Sempurna…….Simpe Tapi Tajem…..Salute

    Reply
  31. kenapa puisi kali ini terdengar menyakitkan, mbak?? ada apakah gerangan..??

    Reply
  32. tuut tuuttt….maaf baru bisa brkunjung…kak senja, sobat ku….untitled->ungkapan hati yang memilukan….semoga saja hatimu setegar karang sob…PS :tulisan ka2k tu bnyak mripnya ma kisahku yaaaaa…..(tentang aku,langit dijiwaku,waktu,sendiri)aku senang koQ berkunjung,baca tulisan na ka2…

    Reply
  33. tak teraba, dan tak merasatapi aku merabanya dalam perasaankudi malam ini. dalam puisimu.

    Reply
  34. Sendiri… itu yg kurasakan saat membaca puisinya mbak Irma.Mantap banget mbak…

    Reply
  35. Subhanallah..makin inovatif aja sai..puisinya… ^__*

    Reply
  36. Nyantai aja Non… just enjoyed your life. Kesendirian memang kadang begitu mencekam tapi stlh semua berlalu, pasti berjuta kebahagiaan akan segera datang, amin.

    Reply
  37. Sesekali, sendiri itu indah kawan. Puisimu selalu dalam dan indah SeNja.

    Reply
  38. Jangan lah sepi yang mengekang hidup..karena dunia ini ramai oleh manusia..ahaaa….Susah.. gak bisa jadi pujangga aku..Klo kata orang, sendiri itu lebih baik…Ummph…makan gak ada yg minta, tidur gak ada yg gangguin, pergi gak ada yg larang.Tp tetap saja berdua lebih enak..ayo hapus sepi itu

    Reply
  39. sungguh senja pandai merangkai kata indah….beruntung dan bahagia sekali menjadi orang yang dekat denganmu

    Reply
  40. wah,jangan membisu donk mbak..gag nyaman rasanya..hehhe

    Reply
  41. Oh dear,kenapa angin tak bisa menyejukkanmu lagi??

    Reply
  42. *Alhamdulillah terimakasih banyak atas doanya,sekarang udah baikkan mba.

    Reply
  43. Disaat sepi justru saya dapatkan kebahagian!

    Reply
  44. Puisi yang bgs non salam dari newbie asli tdk kayak munir yg ngaku newbie itumah sombong namanya komeng udah bertumpuk masih ngaku newbie

    Reply
  45. Sendiri memang kadang cukup menyenangkan ketika kita memerlukan untuk bisa berkutat dengan pikiran dan diri kita sendiri

    Reply
  46. ada kalanya kita butuh waktu untuk sendiri kok.taun baruan dimanah bu?

    Reply
  47. To all: maaf jika tulisanku biru kelabu *_*bukan ingin mencari perhatian atau apapun,menulis menjadi caraku untuk mengeluarkan segala yg terkadang sulit kuungkapkan.blog bukan sekedar pengisi waktu luangku atau,tempat menyalurkan hobiku menulis tapi blog adalah sahabatku….satu2nya tempat dimana aku bisa mengungkapkan atau apapun yg aku pikirkan atau yg cuma aku lihat disekelilingku.jadi mohon maaf kalo sahabat2 mungkin bosan dgn cara penulisanku.kehidupan selalu berputar seperti roda, suka dan duka silih berganti. Aku harap ditahun depan aku bisa menuliskan syair-syair pelangi yang memberi terang bukan tulisan yang biru kelabu he,… ^_*

    Reply
  48. Wah! Wah!Itu tokoh dia, masih ada di dunia atau udah pergi. Senja. Bolehkah aku tahu? He heh…Kuharap angin segar nanti bakalan menerjangmu lalu menyegarkanmu. menyejukkan. He heh…Larut lagi nih bacanya.

    Reply
  49. diar: halo diar,..makasih ya udh mampir dan komentr :)aku juga masih berharap angin segar yang akan menenangkanku diar ^_^semoga,…

    Reply
  50. semangat sister Irma

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: