" Kepada Angin "

Dengan malu-malu ku kutip sebuah lagu tentang kisah para pencinta,
Berharap kau memberi seulas senyum nan memerdekakan jiwa-jiwa yg kerap merasa letih dan gundah.

Lalu diam-diam ku bingkai sebuah puisi,
Tentang rindu para gadis remaja…
Tentang para tetua yg mendongeng sebuah hikayat lama.
Lalu kutemui dirimu menyentuh putik bunga,
Meluruhkan dedaun….

Lalu,kau mulai membelai selaksa nestapa.
Memberi penawar ,
Sempat kau gugurkan putik-putik mawar,
Menghadirkan buliran hujan beraroma tanah,
Menghalau mega menjadi pelangi di senja sehabis rinainya.

Kepada angin yang sepoinya terkadang memabukkan,
Kealpaanku tak urung menghadirkan badai,
Kusaksikan kau menghancurkan segala….

Waktu beranjak tua,…
Matahari tlah menarik cahayanya,
Dan angin tetap saja berhembus kemana ingin.
Terkadang menerbangkanku,
Bercumbu dengan langit atau dengan sepoi bisikannya.

Entah sampai kapan sgala bermuara,
menepi atau terhenti,
Karena angin terkadang letih berhembus,
Dan aku lelah berayun…..

Kepada angin,
sesungguhnya kemana kau ingin ???

Fantasy Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Advertisements
Next Post
Leave a comment

34 Comments

  1. Puisi yang Indahseperti biasanya…Met sore Ir…mampir sebelum mati lampu.

    Reply
  2. Wahai angin..apakah hujan masih bersamamu? Aku lelah mencari mu :)*Seperti biasa untaian kata yg indah!.

    Reply
  3. Ingin menghapus galau hatimu, Senja..Adohh…Puitisnya bikin ngiler….

    Reply
  4. angin tak dapat membaca, sayangbiarkan dia lewatdan ikuti…atau tinggallah diamdan tersenyum padanya sekali lagi…nice poem…(^^)

    Reply
  5. Kalau aku adalah angin yg kau maksud. Aku disini…lagi bercengkrama dg hujan!.

    Reply
  6. anonim: bercengkrama dg hujan ti ati ah nt disambar petir…. < *

    Reply
  7. Hmm ..puisi indah seperti biasa mba..Btw,gambarnya indah sekali…

    Reply
  8. Hmm ..puisi indah seperti biasa mba..Btw,gambarnya indah sekali…

    Reply
  9. dimana irama desiran angin, disitu ada kehidupan, ada pilihan kemana harus berjalan, diam dan pura-pura tidak mau tahu apapun tidak lebih hanya menggambarkan kemunafikan sendiri. hidup adalah pilihan, tentukan sekarang, baik & buruk hanya sebuah sketsa, hidup dan pilihan seperti satu hubungan yang saling tidak membutuh…kan. nikmati saja. bersalah bukan dosa berbuat benar juga bukan bencana, destroy all the boundaries

    Reply
  10. so—-much….. i like "ssedih..sedih..sedih…klu boleh sekalikali yg happy…mba…tp thk ..notes yg memukau ***

    Reply
  11. thumbsup for ur poems.!

    Reply
  12. puisinya indah, mbakkapan ya saya bisa bikin puisi bagus kayak gitu? paling ribet dan nda bisa deh bikin puisi

    Reply
  13. salam kenal bagus banget puisi nya

    Reply
  14. Sebuah Renungan Yang Dalam butuh hati yang bersih untuk meraba arti dari semuanya, so sweet 😡

    Reply
  15. ingin ku berjalan terus menembus semua aral rintang yang adamemulai kembali apa yang dulu sempat tertundaingin tak ku hiraukan rasa kecil dihatikarna rasanya aku telah menemukan sesuatu nan indah namun aku tidaklah pasti, tidaklah juga aku boleh bertanya karna aku tau segala sesuatu itu sudah ada jalurnya

    Reply
  16. Wah wah wah….entah kenapa kuc\baca berulang-ulang…Bagus…:D

    Reply
  17. Puisinya aku suka banget mbak…Keren banget.. apalagi ditambah dengan gambar yang indah itu.. Lengkap sudah..!

    Reply
  18. mantapzzzzzzsalam kenal

    Reply
  19. Angin nggak prnah egois seperti yg kau katakan, dia selalu memberikan tempat pd kemarau dan hujan bahkan ketika kau butuhkan saat kau kepanasan angin hadir dg kesejukannya, namun dia juga adalah ciptaan sama seperti kemarau dan hujan secara alami datang silih berganti 'tuk melengkapi ciptaan-Nya. Angin bisa jadi badai ketika diabaikan akibat keegoisan yg selalu menuntut kesejukan. Jadi bukan karena angin egois. Demikian jg kemarau dan hujan ketika mereka diabaikan, mereka bisa mengakibatkan kekeringan, kelaparan dan meluluhlantakkan. Ketika kau diabaikan, kau jg akan menuntut keadilan bukan? Demikian jg angin, kemarau dan hujan. *Puisi mbak bagus. Seperti harta karun di dasar laut dalam yg belum tertemukan!.

    Reply
  20. Angin selalu menyambut setipa langkah, bahkan dia selalu menciumku dengan halus…

    Reply
  21. Sesungguhnya angin menginginkan berhembus dan terus berhembus sampai ayunanmu menepi atau terhenti atau sampai kau lelah dan kau hentikan ayunanmu, atau sampai matahari lelah dan bosan memandang mu yg tak jua lelah berayun hingga matahari bergegas pergi tuk menggantikannya dg senja yg telah menanti di batas kota. Angin memberi tempat, ruang dan waktu pada mu tuk menghentikan ayunanmu sambil menghembuskan kesejukan dikala kau terjatuh:*Salam kenal mbak. Puisi dan photo profile nya bagus!.

    Reply
  22. lalu angin pula yg membawaku kembali ke rumahmu untuk mengunyah puitika manis dan estetis, karyamu yg semakin bernas.

    Reply
  23. wew.. seperti biasa, indah dan dalam..

    Reply
  24. aA:"the mind is its own place, and in itself, can make a heaven of hell, a hell of heaven." penjara mental(John Milton)

    Reply
  25. puisi di blog ini asik2…kunjungan pertama, barangkali saya akan sering lagi berkunjung ke sini.:DSalam

    Reply
  26. Kepada angin sayapun mengatakan hal yang sama, kemanapun kau ingin. Tapi angin saya (sang angin selatan) selalu berada di sisi saya, kelihatannya sampai kapapanpun. Begitulah. Mungkin hingga raga saya tak lagi bisa merasakannya. Nice poem senja.

    Reply
  27. selamat menikmati akhir pekannya sahabatsalam hangat selaluwah nice banget…….

    Reply
  28. pasti, putik-putik mawar slalu merindukan anginnya:

    Reply
  29. kepada angin juga kau titipkan harapbersama segenap rasa yang kau idapwalau desirnya tak seelok dulukarena racun dan debu telah menyatutapi kau dan juga akumasih sering mencumbu angin yang berlaluberharap esok masih bisa menikmati waktupuisi yang indak mbak…

    Reply
  30. SIFAT ANGIN YANG SELALU BERGERAK DAN BERHEMBUS DAPAT MENERBANGKAN APA SAJA TERMASUK SALAM DAN PESAN. MENITIPKAN SALAM DAN PESAN MELALUI ANGIN ADALAH LANGKAH YANG TEPAT, KARENA HANYA CUKUP DENGAN BERBICARA ATAU BERBISIK PADA ANGIN YANG LEWAT TENTANG ISI PESAN. SEANDAINYA ANGIN BISA BICARA YA. SELAIN ITU GRATIS ADMINISTRASI, ALIAS TIDAK DIPUNGUT BIAYA. TIDAK PERLU PAKAI PERANGKO DAN BELI AMPLOP SERTA TIDAK PERLU CAP POS, HEHEHEHE. HAL YANG LAIN ADALAH ANGIN DATANG TANPA DIUNDANG DAN PERGI TANPA DIUSIR,KAYAK JELANGKUNG AJA, HAHAHAHA. NGGAK NYAMBUNG YA SAMA ISI SYAIR. TERIMAKASIH SUDAH MELUANGKAN WAKTU UNTUK MEMBERI KOMENTAR DALAM KUNJUNGAN KE RUMAHKU.

    Reply
  31. To All : angin selembut hembusannya yg kerap membelai sepi dan keletihan jiwa…meski terkadang meluluh lantakan segenap rasa,angin tetap dengan sgala adanya menemaniku melukis lembar demi lembar catatan dan cerita.* trima kasih sahabat, komentar kalian disini menjadi suport luar biasa buatku ^_*

    Reply
  32. Hemm..Nice poem. Lam kenal mbak senja. Met weekend :

    Reply
  33. happy weekend,….lam kenal,pasti weekend nya seru ya !.

    Reply
  34. Kebahagianmu…kebahagianku jua…berkarya trusss….sukses slalu

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: