Rehat


Hai bulan yg bersinar terang,bersikaplah lembut.
jangan menjadi angin yg menderu-deru
Dengan sinarmu kau sinari wajahku
dan wajahmu dalam kegelapan tampak sangat elok
angin sangat kencang,merobohkan rumah-rumah dan istana.

Tak perlu kau hitung,tak kan terhitung.
Ribuan detik ku lalui sgala kisah,
serenada yg indah,juga tetesan air mata.
tlah kau rasakan duri bunga mawar putih itu,
kita menutup mata…
pepohonan dan perdu mencelaku
anehnya aku tak perduli.
Hari menjadi gulita,
sgalanya menyesakkan,malam kian mencekam

Aku tak berhasil menaklukan ego jiwaku,
kubiarkan kemashyuranMU menenangkan aku.

* posting 16:27 wib

Advertisements
Leave a comment

16 Comments

  1. bulanku tak pernah menampakan kekasarankarena ia telah menjadi teman sandaranbulanku adalah pemberi inspirasiseperti sinarnya yang menerangibulanku adalah bulanmu jugayang datang setelah senja berlalumeski tak selamanya penuhbukan berarti bulanku jenuhGood poem mbak…Sama-sama penikmat alam.Oya, nama anakku Fajar dan Bintang. Dua-duanya laki-laki mbak.Salam buat Senja dan suami ya…Satu lagi mbak. Kalo nulis di shoutbox pake URL dong, biar mudah mampir lagi kesini, hehehe…

    Reply
  2. eNes: trima kasih komentrnya pak ^_^fajar dan bintang hemm….dia pasti jadi sandaran hatimu yg luar biasa pak.nama yg baguss….salam untuk mereka ya

    Reply
  3. wew… semua pada unjuk puisi nih….jadi malu ga bisa merangkai kata sindah itu… numpang liwat aja deh..

    Reply
  4. Bang Emo ( nanlimo ) : lagi belajar bang ^_^tapi mksh ya udh komentr….

    Reply
  5. puisinya indah mbak…

    Reply
  6. waduh..you wrote what I just done(^^)VSeiri

    Reply
  7. hehe.. bulan lagi ngetrend ternyata, kita pun memiliki bulannya sendiri2..nice poem 🙂

    Reply
  8. Hmm..puisi yg indah seperti biasa…* Btw,ymnya ga pernah online ya mba ?

    Reply
  9. Mbak Irma selalu punya cara yang indah dalam menyampaikan sesuatu.Sementara gaya bahasaku selalu lugas, gak bisa memilih kata-2 yang indah hehehe…

    Reply
  10. albertus goentoer tjahjadi: trima kasih mas… ^_^Seiri sekeguchi: ^_*thanks seiri….pohonku sepi sendiri: iya,…kita pasti memiliki bulannya sendiri2,meski hakikatnya bulan hanya satu hihihi….ateh75: trima kasih teteh,…lama gak mendgr kabar dari teteh *_*msh kok teh,meskipun jarang bgt ^_^reni: hehe,…mungkin itulah uniknya tulisan ya mba. lewat tulisan seseorang akan terlihat ciri khas masing2 orgnya.aku kdg ingin meniru atau mengikuti tulisan yg aku anggap bgs seperti bercerita sprti mba reni,ateh,dan queen,,,tapi gak bisa hiksss….. nasibbb…hehe….

    Reply
  11. salam kenal mbak..puisinya bagus mbak.serasa terbawa ke malam dimana hanya ada Dia, aku dan bulan…tenang, damai dan kudus…bdw ijin link dan follow blognya mbak.

    Reply
  12. becce_lawo: trima kasih becce…salam kenal jg,silahkan link dan follow me.aku akan link dan follow balik…

    Reply
  13. SeNjA: Mengapa slalu kau katakan tak berhasil menaklukkan ego jiwamu, ketika selama ini egomu selalu kau taklukkan bahkan ditaklukkan? Sudah saatnya ego mu berperang melawan keangkaramurkaan yg selalu ingin menguasai egomu.Biarkan Pepohonan dan perdu mencela mu, karena mereka hanya tahu menghakimi bukan interospeksi ketika durinya slalu menyakiti. Ketidakpedulianmu bukan hal yg patut kau sesali, namun kau syukuri, karena kau berjalan diatas nalurimu dan kebenaran-Nya. Cepat atau lambat pohon dan perdu akan menerima ganjarannya lewat gadamu, sehingga kau kan terbebas dari cela dan belenggu mereka.*Nice poem, mbak. Lanjutkan !! :)Posted: Sunday, November 01, 2009 – 21:08 PM

    Reply
  14. anonim : hemmm…..trima kasih komentrnya pengomentr tak bernama hehe…^_^

    Reply
  15. tulisanmu selalu indah klik…

    Reply
  16. wahyu munajat : trima ksh klik,… senang seklai kamu mengunjungi rumahku ^_^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: