Kebahagiaan,,, ? dimanakah orang mencarinya….

Setiap orang mencari kebahagiaan,mencari ketenangan namun hanya sedikit yang sampai kesana dengan tetap berada dalam petunjukNya.
Meskipun masih saja aku bertanya apakah kebahagiaan itu ?
Kebahagiaan itu bukanlah istana,kebahagiaan juga bukan sesuatu yg menyibukan,kebahagiaan tidak terletak pada lembarana cek yg dicairkan,tidak pada kendaraan mewah yg mampu dibeli,bukan keharuman bunga juga bukan lembutnya sutra yg kita pakai.Kebahagiaan itu adalah keriangan hati karena prinsip hidup yg kita hayati,ketenangan hati,kelapanagn dada,keikhlasan dan kebaikan disekelilingnya.

Alangkah mudahnya aku menuliskan makna kebahagiaan,tapi sudahkah kutemukan kebahagiaan itu ?

Berikut resep bahagia yg aku kutip dari sebuah majalah wanita :

– Jujur pada diri sendiri ( hemmm,…. )
– Hargai dan bersyukur dengan apa yg sudah dimiliki maka masalah yg ada bakal tidak
penting lagi.
– Konsentrasi untuk lebih bersenang-senang dan tidak terlalu terikat dengan suatu
barang. Menurut penelitian,penduduk Denmark menduduki rangking pertama sebagai
warga dunia yg paling bahagia.Kenapa? karena mereka terbiasa untuk punya
ekspektasi rendah terhadap suatu hal. Desire less,and aspire more
– Berpikir positif juga kunci yg terpenting.Cintai yg anda kerjakan dan berbagilah
dengan semua orang.

Terkadang kebahagiaan yg sudah ada didepan mata,tapi begitu mau diraih,malah hilang karena sesuatu hal….
Yakinlah,bukan hanya kita yg mengalaminya.
Semua orang sibuk mencari kebahagiaannya,terkadang mereka bahkan tidak menyadari apa yg mereka cari. Ada yg berpikir bahwa kebahagiaan ada pada deposito yg tak terhitung hingga mereka lupa hakikat kebahagiaan yg sesungguhnya.
Kebahagiaan mungkin sesuatu yg mahal harganya meskipun tidak dapat kita beli dengan rupiah.

Hemmm,malam ini insomnia menyerangku lagi….
mataku enggan terpejam bukan karena aku sibuk menghayalkan kebahagiaan tapi alangkah tidak bersyukurnya kita,jika belum juga bersyukur, saat ini kita masih bisa tidur ditempat tidur yg nyaman dan hangat sedangkan saudara2 kita yang tengah tertimpa bencana mungkin saat ini tak mampu memejamkan mata karena kedinginan,kelaparan,ketakutan dan menahan rasa sakit dan kehilangan.
Kebahagiaan saat ini mungkin bagi mereka menguap bagaikan debu tertiup angin dan meluluh lantakkan segenap kebahagiaan. Semoga mereka tidak kehilangan harapan…
Bahwa masih ada hari esok,masih akan ada matahari yg bersinar cerah esok pagi.
Semoga,…….