Catatan pagiku,….

Pagi yg seperti biasanya,
udara mengalir…
angin berbisik,
aroma kehidupan mulai memainkan permainannya,
penguasa siang mulai menunjukan kekuasaannya,
meski keheningan yg kurasa hingga jauh.

Masih udara yg sama,
masih mimpi yang sama…
masih berpijak ku pada alas yg sama,
masih menggapai impian yang sama,
kucari alasan mengucapkan sepatah kata,
sekedar berbagi letih,
karena tak ada yg kucari,
karena tlah hilang yang didamba,
tak ada apapun disini,
tak jua kutemukan meski sebuah bayang.

Bingkai jendelaku terbuka,
membiarkan semilirnya mengisi ruang kosong,
meski dinding penyekat kokoh membatasi.
Sempat ku genggam meski lalu kulepaskan,
karena skali lagi,
aku hanya menemukanMu disini…
Aku sebut nama MU,
kusandarkan kebekuanku…
ku rebahkan keletihanku,
disepertiga malamMu,
dibentangan sajadahku,

Engkau Yang Maha Setia,
Muara segala doa…
Tuhanku,yang mampu membolak-balikan hati.
Kupanggil Engkau dalam doaku,
secepat kilat Kau hadir…
disini,…
disudut terjauh kalbuku
di tepian tersepi hatiku,
di setiap aliran air mataku,
disetiap noda-noda yang kubuat..
sebanyak buih dilautan tak terhitung
kesalahan dan kehilafanku,

Alangkah bebalnya hati hamba,
itukah sebabnya Kau mengunci hatiku ?
terasing dikeramaian,
tertawa tapi jiwaku menangis ?

Dibalik jendela kamarku,
pagi ini aku menatap meski pandanganku kian mengabur.
Kutemukan banyak alasan mengucap kalimatMu
Asstagfirullah alladzimm,
Allahu akbar…..

Semoga keheningan ini kian mendekatkanku kepada MU….

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

22 Comments

  1. Amin.. Smoga aku jg bisa disepertiga malam, apalagi ada malam yg lebih baik dr seribu bulan.. šŸ™‚

    Reply
  2. *sekedar catatan…puisi ini ttg pagi atau ttg sepetiga malam…?maaf, aku kok gak liat korelasinya…bila ingin satu puisi ada perbedaan waktu, lebih baik tulis saja waktunya; misal:pagi,…bla.bla.blamalam,bla.bla.bla….atau mungkin memang aku yg lagi duduts..(maklum..baca sambil ngantuk)*maaf, sekali lg maaf lho…

    Reply
  3. A good poem Mbak…Meskipun saya kurang tahu soal puisi, tapi it sounds dealing with nature, and it a such lovely one! Terus berkarya Mbak! Salam kenal dan have a great weekend!

    Reply
  4. puisi kepada Sang Khalik..selalu puisi yang menggetarkan jiwa..

    Reply
  5. puisi tentang yang diatas lagi…menjadikan kita semakin dekat dengan-Nya…

    Reply
  6. ya q sependapat ma mbak Tisti Rabbani ,.. korelasinya gak jelas pada perbedaan waktu yg ditulisselamat menunaikan ibadah puasa ya mbaksalam

    Reply
  7. Puisi yang indahsebagai pengganti kopi pagiAyo mari kita sholat dzuhaNtuk menghapus segala dosaMudah2an …Bisa

    Reply
  8. Wah, aku gak bisa komen spt mbak Tisti yg ngerti banget puisi.Bagiku yg ga bisa buat puisi, maka puisi mbak Irma itu indah kok… heheheAndai aku bisa spt mbak Irma dan mbak Tisti yg mahir membuat puisi ya?

    Reply
  9. Waktu di spertiga malam terakhir adalah waktu yang paling baik buat beribadah, apalagi bulan ramadhan, dan lebih lagi malam seribu bulan.adalah malam yang sangat mulia.semoga saja kita bisa lebih mendekatkan diri.Mengembalikan Jati Diri Bangsa

    Reply
  10. puisi yang indah mbak…

    Reply
  11. Puisi manis. Puitika yg sufistik banget. Maaf baru mampir lagi. Minal aidin wal faizin, mbak Irma. Jadi mudik nih? Saya baca tadi di status FBny ambak Irma hehehe. Kalo gitu kita barengan aja yok..

    Reply
  12. Ramadhan sebentar lagi khan pamitKemenangan akan kita gapai di hari yang fitriDalam kerendahan hati ada ketinggian budiDalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwaDalam kesempatan hidup ada keluasan ilmuHidup ini indah jika segala karena ALLAH SWTKami sekeluarga menghaturkanSelamat Hari Raya Idul Fitri 1430 HTaqobalallahu minna wa minkumMohon maaf lahir dan bathin

    Reply
  13. Puisi yang bagus….Selamat Hari raya Idul Fitrimohon maaf lahir dan batin..oya, sekalian mau tukeran link nih.. boleh ya..?linknya udah nongkrong dengan manis di blogku tuh.., silakan di cek

    Reply
  14. indah sekali

    Reply
  15. Irma…met Idul Fitri ya! Mohon maaf lahir & batin.Sekalian mau menghaturkan ucapan terima kasih atas dukungannya buat blogku

    Reply
  16. Minal aidzin wal faidzin ya Mbak Irma.., mohon maaf lahir dan batin.Skalian mau ngucapin makasih tlh mendukung saya sehingga Alhamdulillah akhirnya saya bisa memenangkan kontes itu.

    Reply
  17. salam sobatmba IRMA selamat idhul fitri 1430 H,minal aidhin walfaidzinmaaf lahir dan batin.puisi catatan paginya bagus mba.saya suka merenungkan yang di sepertiga malammu dibentangan sajadah.

    Reply
  18. keheningan membawa kita terhanyut pada malam-malam pelepasan kerinduan pada ilahi rabbi…

    Reply
  19. Blom bisa komen mba….salam kenal ajah dolo ya..ntar2 kesini lagih

    Reply
  20. Puisi yang bagus…Terus terang saya sering kesulitan memahami dengan detail apalagi menulis sendiri puisi…harus diulang-ulang baru bisa memahami maknanya, itupun masih belum yakin betul demikian tafsir yang dimaksud he..he..he….Salam kenal juga ya Mbak!

    Reply
  21. Selamat sore Ir…Sehat khan?? Alhamdulillah.Emangnya dari mana sih??

    Reply
  22. Keren puisinya two thumbs up deh buat irma

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: