" Syair hanya Kau dan AKu "

perlahan nafasmu menyentuh rasaku
kau rebahkan dan bangkitkan…
tlah ku reguk sedalam-dalamnya
dan kau menggelegak sehebat-hebatnya
kau masuki jantungku,
mengendap dan beredar di darahku
Kau lumat keangkuhanku
dan meluruh engkau dikakiku

Akh… aku dan kau pesakitan,
kutanggalkan segala kepatutan
tuk sekedar bercumbu dengan aroma tubuhmu
bergeraklah…masuki kedalaman jiwaku
pandanglah…
tergetarlah…
ketika hangatmu menyatu dengan keningku

kau dekap aku hingga tak mampu kuuraikan
Dimana engkau dan aku tak terbedakan lagi
Nilai dan dunia,
seluruh langit dan bumi
Engkau bawa aku…
kesegala ruang dan waktu,
kesegenap alam
tatkala langit gelap,
itulah gelap seindah-indahnya malam.

Ketika kau bawa aku jauh,terbang bersama mu dan bintang.

Thinking Of You Myspace Comments
MyNiceSpace.com

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

25 Comments

  1. Pertamax…. dapet juga 🙂

    Reply
  2. salut saya sama teteh penghayatannya begitu dalam arti yang tersirat sehingga ku tak kuasa menahan rasa ini ketika ku membacanya ju2r bulukuduku merinding seolah2 aku ada di dalamnya. sepuluh jempol ku acungkan wat karya teteh yang satu ini.jiwa wanitanya angat menyatu dala syair dan lantunan kata katanya. toppppppppppppp abissssssssssss

    Reply
  3. Di sini kok kesannya nakal banget sih mbak…..hehehehhe

    Reply
  4. anazkia: yup…..pertamaxx mba…bunga raya : maksih ya…sbnrnya bikin dan aku simpen sampe tiga hari untuk publish….ragu tdnya buat publish.buwel : iya y ? aku smpt ragu jg buat posting ini….tp aku pikir menulis g hrs sisi baik aj pak..krn cinta punya beberapa wajah,aku aj sammpe skg kalo baca ketawa sendiri loh….hihihi,nakal ya….

    Reply
  5. salah banget..! ini bukan gambaran nakal tapi karya untaian kata yg sangat indah dan dalam…..but “klu Mba Irma sdh bersuami”tomy

    Reply
  6. alohaaaa irmaaaa!!!!! yummy juga nih untaian kata, bikin jengsri berbunga2,hehehe. kok jengsri sih yang berbunga2?? dodol dehhh!!

    Reply
  7. Lagi melow yak Neng? Kekekekek…So, yg ngerasa “engkau”, ngacung tangan dunk! :P@buwel: yg ‘nakal’ sapa, Bro? 😛

    Reply
  8. weah mantabs nieh hihihihi..pasti asik ya sob.. hee.. lamnal ajjah ya sob.. follow dakuku ya sob..

    Reply
  9. huaaaa… kok bisa sih bikin puisi kaya pujangga?! sayah ga bisa…hiks hiks

    Reply
  10. wedew…jadi terharu hue he….

    Reply
  11. ow..ow..ow.. irma..begitu indah untaian kata dalam puisi ini..terasa begitu mengalirdan bikin hati ini berdesir saat membacanya..buat saya, puisi ini menggambarkan mengenai hasrat dan kerinduan akan cinta.. well sy sendiri sangat merindukan merasakan perasaan yang begitu hebat ketika diri ini merasa sempurna sebagai manusia..karena tergenapi oleh cinta..bukan hanya semata cinta erotik,tapi juga cinta yang lebih universal..(weww..belum ada yang muntah kan? wkekeke…)sory ya kalau “nggamblehku” terlalu berlebihan,..Syair hanya Kau dan Aku,I love it.

    Reply
  12. Engkau dan aku adalah satu, satu jiwa karena kasih yang dalam yang aku miliki buat kamu seorang….Hehehe, Sukses Irma

    Reply
  13. Begitu indah jalinan kata demi kata .seindah untaian rambut sang penulis, begitu lentik kata terangkai selentik jemari Irma cantik.

    Reply
  14. irma, tak habis kata2 indahnya yah..love ev’ry word of it

    Reply
  15. bikin merinding diksinya

    Reply
  16. Malam makin meninggi desir angin pun kian terasa menerpa temani jiwaku saat sepi mulai hilangkan lelah.Mungkinkah engkau merasakan hal yg sama dgnku,aku tak ma7u lg dibayangi mimpi2,smkn kurasa rasa skmn dktbayanganmu,angin mlm sampaikan salamku untuknya.angin malam bisikan sebaris kata sayangku…..By. someone

    Reply
  17. irma, lo liat celana dalem warna pink gue ga? kok ga ada di lemari ya…hemm ga nuduh lo sih, cuma lo kan yang terakhir megang2?

    Reply
  18. syair2 yang irma buat apakah itu menunjukkan diri irma yang sesungguhnya??? emang itulah arti hidup tu…sesuatu yang barupastilah akan teramat indah dipandang, akan tetapi sesuatu yang udah usang akan tambak menjemukan. tapi cinta kepada makhluk akan pudar beriring umur. tapi cinta kepada sang pencipta makhluk akan kekal selamanya. maaf nyelonong nich… hehehe… jangan marah

    Reply
  19. Puitisnya kamu cantik,trs menulis ya sa…!Sukses ya..!

    Reply
  20. Woooooow,puitis banget kamu cantik..!Terus menulis ya say,sukses sllu..!

    Reply
  21. teteh mampir lagi donk temat aq q bt saran dari teteh ni,,,,

    Reply
  22. maaf mbak baru bales kunjungan lg sibuk neh ^^puisinya bagus banget, mendalam tapi kok aku jadi gmn gt bacanya, merinding disko. aku kan masih kecil ^^

    Reply
  23. wes…wes.. keren euy..Numpang singgah nich

    Reply
  24. Hmmm…kemaren mang ga selamanya enak, Neng. Tp ia kita perlukan untuk mengukur hari ini dan mengusahakan cerahnya esok hari…

    Reply
  25. Padahal.. aku gak pernah beranjak dari sudut kotorku, n baru kali ini q jauh berlari. Tapi, sepertinya aku sulit beranjak dari sudut yg ini, entahlah.. "aku suka blog ini". itu yang sempat ku ucap sbelum aku kembali pada monolog ku sendiri…

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: