hujan di penghujung tahun….


Desember,,,

Desember yang basah saat perlahan namun pasti hadir dan mengusik hari-hari,mengganggu ketenangan tidur dan kedamaian jiwaku.
Adakah yang lebih membahayakan dari seseorang yang seperti hantu menyelinap dan diam-diam menghancurkan ketenangan hatimu ?
yang dengan segala cara mengusik dan menggoyahkan pertahananmu.

Mungkinkah dia menamakan cinta dari keegoisan yang dia tawarkan ?
dan haruskah perasaan yang berdiri diatas rasa sakit dan kesedihan orang lain kita perturutkan ?
mengapa masih bertanya tentang cinta dan kasih sayang yang terus kau ungkapkan tapi bagai bayangan semu yang tak kan punya harapan dan masa depan.
Aku mungkin bagai lukisan bagimu…indah seperti yang slalu kau katakan,tapi tak akan mungkin kau raih atau kau rengkuh.

Jangan bertanya tentang apa yang tersimpan dalam hatiku.
Jangan bertanya mengapa aku terdiam…karena andai pun senandung terdengar lirih,jikapun rindu mengalun sendu…
aku akan tetap bertahan,menjauh dan pergi sejauh mungkin dari rasa yang kau tawarkan.
aku akan lari sejauh mungkin dari cinta yang akhirnya membawa air mata,dari rindu yang berdiri diatas hati lain yang patah.dari mimpi yang berdiri diatas pondasi kaca…

bertanyalah pada bintang yang berkelip dikejauhan,tanyakan pada hujan dibulan desember ini…yakinkan hatimu ini bukan cinta,yakinkan jiwamu,,,cinta tidak akan membawa air mata.
Tersenyumlah saat mengingatku…lalu biarkan smua hilang !

* seperti lagu yang kau kirimkan,seperti hujan yang turun di penghujung desember.
indah,menyejukan,,,tapi segera tergantikan.

Advertisements
Next Post
Leave a comment

4 Comments

  1. bagus Teh..buat siapa nih Teh?(^_^)vbenerkan, ga salah kika tungguin ma refresh blog Teteh tiap2 Jam..Tulisan Teteh emang baguus bgt.

    Reply
  2. Jujur teh…kata2nya Dalem bgtarie ga bisa kasih komentaryang jelas tulisannya bagus bgtsalut buat teteh…Tuangkan terus inspirasimu teh biar dunia tau

    Reply
  3. roman picisan!

    Reply
  4. Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.Rasa takut bukanlah untuk dinikmati,tetapi untuk dihadapi.Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: