Renungan

Jika bersedih,panggillah jiwamu dengan harapan sebagai janji,
karena kebaikan bagi jiwa adalah janji
Jadikan harapanmu menjadi perisai atas serangan putus asamu,
hingga waktu akan mengapus kesedihan itu.
Tutuplah dirimu terhadap orang yang sering duduk bersamamu,
karena mereka selalu iri dan mendengki.
Tak usah khawatirkan akan terjadi sesuatu,
sebab ini akan membuat orang yang hidup
mati sebelum kematian itu sendiri.
Kesedihan itu tidak akan abadi,
seperti juga kesenangan tidak akan lestari.
Kalau saja bukan karena hal yg mempengaruhi jiwa,
pasti tak akan ada kehidupan yang lurus bagi orang yang terjaga.

* untuk jiwa yang gelisah….

La tahzan

Advertisements
Leave a comment

1 Comment

  1. tulisan ini susah banget buat kika cerna Teh…baru kika ngerti setelah baca berkali kali, sampe matiin musik yg sebelum nyala..hmm… kalo menurut kika sih, semua orang pasti akan ada waktunya buat bingung untuk keluar dari masalahnya (keadaan tertentu..)knapa bs gitu?? soalnya ada perbedaan emosi pada saat kita keteken oleh masalah itu sendiri, yang impactnya buat pikiran ga tenang buat cari jalan keluarnya..yang pasti tulisan kyk gini yang bisa buat kita2 konsen lagi untuk cari cara buat selesein masalah ma pikiran dingin.ini lho Teh yang buat kika seneng buka Blog Teteh..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: